Dishub Pastikan Angkutan Penyeberangan Aman untuk Masyarakat

KUALA KURUN – Kepala Dinas Perhubungan , Yemmie mengatakan, hingga November 2019 pihaknya belum mendapatkan laporan adanya insiden pada kapal angkutan penyeberangan di daerahnya. “Sepanjang tahun ini belum ada, karena aktivitas mereka (pengusaha angkutan penyeberangan, Red) selalu kita pantau. Terlebih menjelang libur hari besar keagamaan,” ungkapnya, Rabu (6/11/2019). Menurut Yemmie, nihilnya kasus kecelakaan itu lantaran tertib dan disiplinnya pengelola angkutan penyeberangan ketika menjalankan usahanya. “Kami juga rutin turun ke lapangan untuk memberikan imbauan keselamatan hingga mengecek standar sarana dan prasarana. Contohnya kapal angkutan wajib memiliki tabung pemadam api, pompa air, life jaket dan life buoy. Ini merupakan standar wajib yang sudah disyaratkan oleh kementerian,” sebutnya. Berdasarkan data, sedikitnya terdapat 16 pengusaha kapal angkutan penyeberangan yang tersebar di Kabupaten . “Diantaranya dua unit di Tumbang Empas, tiga unit di Kecamatan Sepang dan Kecamatan Tewah. Kemudian di Tumbang Hakau, Kuala Kurun dan beberapa lain,” jelasnya. (adn/beritasampit.co.id)
baca juga ...  Lokasi Ditutup, Pedagang Pasar Subuh Beralih ke Pasar Baru
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!