Editor: Maulana Kawit
KASONGAN – Pemerintah Daerah Kabupaten Katingan keluar dari zona merah, semenjak tahun 2018 sampai 2019 banyak mendapatkan berbagai penghargaan dari Pemerintah Pusat.
Demikian disampaikan Bupati Katingan Sakariyas, kepada sejumlah wartawan usai melaksanakan upacara gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam rangka peringatan Hari Pahlawan sekaligus peringatan Hari Ulang Tahun le 48 KORPRI, di halaman kantor Bupati Katingan, Jumat (29/11/2019) kemaren.
Penghargaan yang didapat yaitu opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Kalteng. Kemudian Kabupaten layak anak (KLA) hanya ada dua Kabupaten di Indonesia salah satunya Kabupaten Katingan.
Dan yang terbaru mendapatkan penghargaan dari Ombudsman RI bersama 74 Kabupaten/ Kota se-Indonesia.
“Saya ucapkan terimakasih kepada ASN Katingan atas semua penghargaan ini,” ucap Sakariyas.
Pemberian penghargaan dari ombudsman RI ini juga bersamaan dengan tiga kabupaten lainnya, yakni Kabupaten Lamandau, Kotawaringin Barat dan Barsel.
“Diraihnya penghargaan ini maka membuat Kabupaten Katingan telah keluar dari zona merah dengan penilaian 83,27 persen. Tetapi juga ada Kabupaten lain di Indonesia mendapat penilaian 99,99 persen yakni Kabupaten Mojokerto,” bebernya.
Meski begitu ia juga mengakui pemerintah daerah akan terus melakukan inovasi-inovasi yang baru dan perbaikan pelayanan dan administrasi menuju Katingan Bermartabat.
“Pemerintah daerah sudah banyak peningkatan di tahun 2019 ini, semoga kedepan Kabupaten yang kita cinta ini semakin maju dan sejahtera,” harapnya.
(nas/beritasampit.co.id)












