SUKAMARA – Kepala Kejaksaan Negeri Sukamara, Fajar Sukristyawan menegaskan bahwa moment Hari Ibu yang dilaksanakan beberapa waktu lalu adalah bentuk pengakuan terhadap eksistensi perempuan
“PHI dapat menjadi momentum penting untuk mendorong pemangku kepentingan dalam memberikan perhatian dan pengakuan akan eksistensi perempuan dalam berbagai sektor pembangunan,” kata Fajar, Kamis (26/12/2019).
Pengasuhan dalam keluarga, peran serta tanggungjawab laki-laki dan perempuan dalam pengasuhan anak tidak hanya sebagai orang tua, tetapi juga harus didukung semua pihak
“Ini akan memberikan keyakinan bahwa perempuan mampu meningkatkan kualitas hidupnya,” ucap Fajar
Upaya mengembangkan segala potensi dan kemampuan sebagai agen penggerak terkait situasi dan kondisi di Indoensia yang masih mengalami kekerasan serta perlakukan diskriminatif.
“Kondisi tersebut tentunya memerlukan strategi, serta pelibatan semua unsur masyarakat dan multistakeholder sangat diperlukan, termasuk peran laki-laki dalam gerakan pencegahan kekerasan, dan pencapaian kesetaraan gender,” tukas Fajar Sukristyawan. (enn/beritasampit.co.id)












