PANGKALAN BUN – Sosok legendaris seorang Wanita Penyelamat Orangutan yang nyaris punah di dunia. Prof.Dr.Birute Mary Galdikas, walaupun setelah ditinggal selama-lamanya oleh suaminya Bohap Bin Jalan, kesibukan Ibu Birute yang sudah berusia 76 tahun tetap berjalan menjadi Presiden Orangutan Foundatioan International (OFI) dan Yayasan Orangutan International Kalimantan (YOIK).
Â
“Benar-benar luar biasa Ibu Profeosr Birute, walaupun usianya sudah cukup senja tapi masih bisa mengendalikan kegiatannya,“ kata Anggota DPRD Kabupaten Kobar Sri Lestari, saat dikonfirmasi, Sabtu 2 Juli 2022.
Â
Sri Lestari sangat mengapresiasi Prof. Dr. Birute Mary Galdikas, yang telah banyak menorehkan jasa-jasanya untuk Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Kalteng dan dunia.
Â
“Hanya beliaulah satu-satunya wanita di dunia yang telah berhasil menyelamatkan kehidupan orangutan dihabitatnya di hutan Taman Nasional Tanjung Puting, yang telah membawa harum nama Kotawaringin Barat ke mancanegara,“ ujar Sri Lestari.
Â
Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP) bisa terkenal ke Asia dan Eropah, lanjut Sri Lestari, berkat jasa-jasa Ibu Birute karena TNTP telah menjadi salah satu koloni Orangutan terbesar di dunia.
Â
Ketika Sri Lestari ditanya beritasampit. Apakah setuju kalau Patung Prof.Dr.Birute Mary Galdikas dibangun, misal dibangun di Taman Kota Manis Pangkalan Bun?.
Â
“Saya setuju saja, namun tentunya kita harus berumbuk dengan semua pihak khususnya untuk menempatkan patung, Ibu Birute  agar nantinya tidak kontropersi,“ jawab Sri Lestari. (man/beritasampit.co.id).











