PALANGKA RAYA – Anggota DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Okki Maulana, meminta pemerintah daerah untuk memprioritaskan pembangunan di wilayah terpencil.
Menurutnya, langkah ini sangat penting untuk mengurangi ketimpangan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang selama ini kurang terjangkau.
“Wilayah terpencil membutuhkan perhatian serius, terutama dalam pengadaan infrastruktur dasar seperti jalan, air bersih, dan listrik. Dengan begitu, masyarakat dapat menikmati akses yang lebih baik terhadap kebutuhan hidup sehari-hari,” ujar Okki, Sabtu 5 Januari 2024.
Ia menilai, pembangunan di daerah pelosok tidak hanya meningkatkan kualitas hidup, tetapi juga membuka peluang besar untuk mendorong perekonomian lokal.
Selain itu, pemerataan pembangunan diyakini dapat mengurangi kesenjangan antara wilayah perkotaan dan pedesaan di Kalteng.
“Pemerataan pembangunan adalah kunci untuk memberikan fasilitas dan pelayanan publik yang layak bagi seluruh masyarakat. Hal ini juga menjadi wujud keadilan sosial yang seharusnya dirasakan oleh semua warga,” tambahnya.
Okki menegaskan bahwa pembangunan di wilayah terpencil harus melibatkan masyarakat setempat agar lebih efektif dan berkelanjutan.
Ia mendorong pemerintah untuk mengintegrasikan kebutuhan masyarakat dalam setiap program pembangunan.
“Investasi di daerah pelosok bukan hanya soal membangun infrastruktur fisik, tetapi juga memberdayakan masyarakat agar mereka bisa menjadi bagian dari perubahan itu sendiri,” jelasnya.
Ia juga menggarisbawahi pentingnya peningkatan aksesibilitas, layanan kesehatan dan pendidikan yang berkualitas, serta penguatan ekonomi lokal.
Menurutnya, langkah ini akan memberikan dampak signifikan bagi masyarakat terpencil sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah di Kalteng.
“Pembangunan yang inklusif akan mempercepat pemerataan dan menciptakan kesetaraan di seluruh wilayah Kalteng,” tutupnya.
(Sya'ban)












