PALANGKA RAYA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya telah menangani 25 laporan kejadian pohon tumbang selama sepekan terakhir.
Kepala Bidang Kesiapsiagaan dan Kedaruratan BPBD Kota Palangka Raya, Heri Fauzi, mengungkapkan bahwa pihaknya menerima laporan warga terkait pohon tumbang di 25 lokasi di wilayah Kota Palangka Raya.
“Penyebabnya karena hujan deras dan angin kencang,” kata Heri, Senin 13 Januari 2025.
Heri mengimbau masyarakat Kota Palangka Raya untuk tetap waspada dan menghindari aktivitas di dekat pohon-pohon besar yang rawan tumbang, terutama saat cuaca buruk.
“Kepada warga kami mengimbau untuk menghindari pohon-pohon yang besar dan rawan tumbang terutama pada saat angin kencang,” ujarnya.
Sementara itu, berdasarkan perkiraan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) kelas I Tjilik Riwut, cuaca ekstrem diperkirakan masih akan terjadi di wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng).
Perkiraan BMKG, Ika Priti mengatakan sebagian besar wilayah Kalteng sepekan kedepan berpotensi terjadinya hujan sedang hingga lebat disertai petir atau kilat dan angin kencang.
“Sehingga masyarakat diimbau agar waspada dan berhati hati terhadap dampak bencana yg ditimbulkan seperti genangan air, banjir, pohon tumbang dan tanah longsor,” ujar Perkiraan BMKG, Ika Priti, Rabu 8 Januari 2025.
(Syauqi)












