PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), H. Sugianto Sabran, mengajak generasi muda untuk berperan aktif dalam mengelola sektor pertanian guna mendukung program ketahanan pangan nasional.
mengusulkan agar program ketahanan pangan nasional di Kalteng melibatkan generasi muda dalam pengelolaan sektor pertanian.
Menurutnya, peran anak muda sangat penting untuk memastikan keberlanjutan dan kemandirian pangan di masa depan.
“Kita harus memberdayakan pemuda-pemudi Kalteng agar siap menghadapi tantangan di sektor pangan. Tekad dan kemauan adalah kunci keberhasilan,” ujar Sugianto dalam Rapat Koordinasi Program Cetak Sawah dan Swasembada yang digelar belum lama ini.
Provinsi Kalteng telah ditetapkan sebagai salah satu daerah strategis dalam program ketahanan pangan nasional.
Pemerintah pusat memberikan kepercayaan kepada Kalteng untuk berkontribusi dalam program cetak sawah dan swasembada jagung guna memperkuat kedaulatan pangan.
Gubernur Sugianto menyampaikan apresiasi atas kepercayaan tersebut dan menegaskan kesiapan daerah dalam mendukung program ini.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat agar program cetak sawah dapat berjalan sukses.
“Kami siap mendukung dan berkolaborasi untuk memastikan program cetak sawah dan swasembada jagung berjalan sukses. Peluang ini jangan sampai diambil oleh provinsi lain. Ini adalah bagian penting dari kedaulatan pangan nasional, terutama di tengah situasi global yang tidak menentu,” tegasnya.
Untuk tahun 2025, Pemprov Kalteng telah menyiapkan lahan seluas 102.622 hektare untuk program cetak sawah, dengan Kabupaten Kapuas sebagai wilayah terluas (57.731 hektare), disusul Pulang Pisau (14.498 hektare).
Selain itu, program swasembada jagung akan memanfaatkan lahan kering dan perkebunan seluas 207.655 hektare, dengan Kabupaten Gunung Mas sebagai penyumbang lahan terbesar (31.190 hektare).
(Sya'ban)












