PALANGKA RAYA – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Edy Pratowo mengungkapkan bahwa realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kalteng hingga 22 Desember 2025 telah mencapai 95,47 persen dari target yang ditetapkan. Dengan sisa waktu beberapa hari menjelang akhir tahun, Pemerintah Provinsi optimistis target PAD dapat tercapai sepenuhnya.
“Realisasi sampai 22 Desember itu sudah mencapai 95,47 persen. Jadi tinggal beberapa hari lagi, tadi Pak Kadis Pendapatan (Bapenda) menyampaikan, insya Allah kita bisa targetkan 100 persen,” ujar Edy saat pertemuan dengan insan pers di Rujab Gubernur Kalteng, Senin, 22 Desember 2025.
Edy menjelaskan, meskipun terdapat kebijakan pemutihan pajak kendaraan bermotor yang berdampak pada penurunan penerimaan dari denda pajak, secara keseluruhan kinerja pendapatan daerah tetap menunjukkan tren positif.
Meskipun kebijakan Pak Gubernur, pendapatan untuk denda pajak kendaraan bermotor turun karena memang ada pemutihan. Tapi di sisi lain seperti pajak kendaraan bermotor itu mengalami kenaikan 110% lebih,” jelas Edy.
Selain itu, realisasi penerimaan dari Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) tercatat mencapai 113,605 persen dari target. Sementara penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) mencapai 104,43 persen atau setara dengan Rp1,336 triliun.
Ia menambahkan, target PAD Kalteng tahun 2025 ditetapkan lebih dari Rp2,328 triliun. Hingga saat ini, realisasi PAD telah mencapai lebih dari Rp2,223 triliun.
“ini angka yang baik sekali, tapi kita optimis sampai akhir tahun ini bisa tertutupi, masih berjalan,” pungkas Edy.
(Syauqi)












