Pemprov Kalteng Ajak Masyarakat Gotong Royong Lawan Peredaran Narkoba

IST/BERITA SAMPIT- Kepala Kesbangpol Kalteng, Katma F. Dirun.

– Pemerintah Provinsi (Kalteng) melalui Badan Kesatuan Bangsa dan (Kesbangpol) mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba.

Kepala Kesbangpol Kalteng, Katma F. Dirun, menegaskan bahwa melawan peredaran dan penyalahgunaan narkotika bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga tanggung jawab bersama.

“Pencegahan dan pemberantasan narkotika bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab kita bersama. Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi, kita yakin dapat mewujudkan Kalteng yang lebih sehat, aman, dan bebas narkoba,” ujarnya belum lama ini.

Sebagai langkah konkret, Kesbangpol Kalteng mendukung penuh rencana pembangunan loka rehabilitasi sebagai upaya strategis dalam menangani penyalahgunaan narkotika di daerah tersebut.

Katma menjelaskan bahwa pembangunan fasilitas rehabilitasi tersebut merupakan langkah strategis dalam menciptakan lingkungan masyarakat yang sehat dan bebas dari ancaman narkoba yang kian mengkhawatirkan.

“Langkah inisiasi pembangunan Loka Rehabilitasi ini adalah wujud nyata komitmen kita bersama dalam menciptakan lingkungan masyarakat yang sehat dan bebas dari ancaman narkotika. Saya sangat mengapresiasi kerja sama lintas sektor, mulai dari BNN Provinsi Kalteng, Pemerintah Provinsi, hingga jajaran pemerintah kabupaten, dalam mendukung program ini,” katanya.

Menurutnya, hasil kaji banding ke Loka Rehabilitasi ke Batam, Provinsi Riau pada 14-18 Januari 2025 lalu memberikan wawasan yang berharga terkait pengelolaan fasilitas rehabilitasi yang terstandar.

“Fasilitas rehabilitasi seperti di Batam dapat menjadi inspirasi bagi kita, baik dari segi desain infrastruktur, program rehabilitasi berbasis kreativitas, hingga pendekatan humanis yang diterapkan. Hal ini sangat relevan untuk diterapkan di Kalteng,” tambahnya.

Katma juga menekankan pentingnya pendekatan berbasis kearifan lokal dalam program pencegahan dan rehabilitasi narkotika.

“Falsafah Huma Betang, Menjaga Petak Danum menjadi nilai dasar yang harus kita jaga dalam menghadapi persoalan ini. Melibatkan pemuka agama, tokoh adat, dan generasi muda melalui kreativitas mereka, seperti teknologi informasi dan media sosial, adalah langkah strategis yang perlu kita maksimalkan,” jelasnya.

baca juga ...  Tak Mau Molor, Bulog Kejar Penyaluran Bantuan ke 205 Ribu Warga Kalteng

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pembangunan loka rehabilitasi ini merupakan bagian dari upaya menekan angka prevalensi penyalahgunaan narkotika di Kalteng.

“Saat ini, layanan rehabilitasi hanya mampu menjangkau sebagian kecil dari total pengguna yang membutuhkan. Dengan adanya fasilitas baru yang lebih memadai, kita optimis bahwa angka tersebut akan meningkat dan berdampak signifikan dalam menekan peredaran gelap narkotika di wilayah kita,” tandasnya.

(Syauqi)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!