PALANGKA RAYA – Kamis pagi, 24 April 2025, Ruang Bajakah di lantai dua Kantor Gubernur Kalimantan Tengah tidak sekadar menjadi tempat rapat biasa. Di balik dinding kokohnya, sebuah langkah penting untuk masa depan Kalteng tengah dirancang.
Leonard S. Ampung, Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah, memimpin langsung forum strategis bertajuk rapat koordinasi, sinkronisasi, dan evaluasi program prioritas Gubernur. Forum ini menjadi panggung konsolidasi arah pembangunan yang menyeluruh dan terukur.
Para kepala OPD, staf ahli gubernur, serta jajaran ASN Sekretariat Daerah hadir, menyatukan pikiran dan langkah demi satu tujuan besar: menyukseskan 100 hari kerja pertama Gubernur Agustiar Sabran di periode keduanya.
“Rapat ini bukan seremonial. Kita ingin memastikan delapan program prioritas Gubernur benar-benar dijalankan secara terukur, terarah, dan saling mendukung antarperangkat,” ujar Leonard membuka arahannya.
Delapan program yang dimaksud mulai dari infrastruktur dasar, ketahanan pangan, pelayanan publik hingga tata kelola pemerintahan harus terintegrasi dalam kerja nyata.
Leonard mengingatkan, tugas pemerintah bukan hanya menggulirkan program, tapi memastikan program itu menembus batas-batas administratif dan memberi efek langsung kepada masyarakat.
Ia juga menekankan pentingnya efisiensi dalam penggunaan anggaran. “Tak ada lagi ruang untuk program yang sekadar menghabiskan APBD. Semua harus berdampak. Ini soal efektivitas, bukan sekadar pelaksanaan,” katanya.
Selain soal anggaran, Leonard menyentil soal disiplin ASN. Menurutnya, keberhasilan program prioritas Gubernur sangat ditentukan oleh kinerja birokrasi di bawahnya.
Ia mengajak seluruh aparatur, khususnya di Sekretariat Daerah, untuk mengubah pola pikir lama dan memperkuat semangat pelayanan.
“Mindset kita sebagai ASN harus berubah. Kita ini ujung tombak, bukan penonton. Kalau kita lemah, pembangunan mandek,” tegas Leonard.
Rapat ini juga dihadiri oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Yuas Elko, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Herson B. Aden, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sri Widarnani, serta seluruh kepala OPD lingkup Sekretariat Daerah.
Dengan sinkronisasi awal ini, Leonard berharap seluruh program strategis dapat dieksekusi lebih tajam dan responsif terhadap kebutuhan daerah.
Kalimantan Tengah, katanya, tak bisa menunggu terlalu lama. “Kalau kita ingin berlari, kita harus tahu ke mana arah tujuan. Dan hari ini kita tetapkan arahnya,” pungkasnya.
(Sya'ban)












