Damkarmat Ungkap Penyebab Kebakaran di Komplek Pasar Keramat, Begini Kronologinya!

SAMPIT – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten (Kotim) berhasil mengungkap penyebab kebakaran yang melanda rumah warga di kompleks Pasar Keramat, Kota Sampit. Kebakaran yang terjadi di kawasan padat penduduk itu sempat menimbulkan kepanikan dan menjadi perhatian masyarakat setempat.

Setelah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, pihak Damkarmat menemukan titik awal api dan faktor yang menyebabkan kebakaran tersebut. Meski penyebab pasti belum diumumkan secara resmi, hasil penyelidikan ini diharapkan dapat menjadi pelajaran bagi warga untuk lebih berhati-hati dalam mencegah kebakaran.

Api diduga berasal dari kediaman seorang warga bernama Salati, yang diduga lupa mematikan kompor gas sebelum meninggalkan rumah.

Hal itu dibenarkan oleh Plt. Kadis Damkarmat Kotim, Ati Marahini bahwa sumber api berasal dari kediaman Salati yang lupa mematikan kompor saat meninggalkan rumah.

“Setelah kami melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap sejumlah saksi, kami mendapatkan keterangan bahwa penyebab kebakaran tersebut dari ledakan elpiji,” ungkapnya, Jumat 31 Januari 2025.

Dalam pemeriksaan terhadap sejumlah saksi yang merupakan warga setempat dirinya mengaku mendapatkan jawaban bahwa sempat mendengar suara ledakan sebanyak dua kali dari dalam kediaman korban, tidak lama setelah itu terlihat kobaran api cukup besar disertai asap yang membumbung tinggi.

“Akibat ini sebanyak tiga unit rumah ludes terbakar,” ucapnya.

Adapun terkait dengan kerugian yang dialami korban Ati Marahini menyampaikan belum bisa memastikan jumlahnya karena masih menunggu kalkulasi dari pihak korban yang sejauh ini mengalami trauma akibat kejadian tersebut.

“Untuk kerugian materil yang dialami para korban kami belum bisa memastikan seberapa besar karena masih menunggu konfirmasi lebih lanjut,” katanya.

Kemudian dirinya membeberkan bahwa sempat mengalami kendala pada saat proses evakuasi dan pemadaman dengan kondisi jalan yang sempit juga adanya penumpukan kendaraan masyarakat hendak menyaksikan kebakaran tersebut.

baca juga ...  Warga Kotim Resah, ODGJ Berkeliaran dengan Tangan Bengkak Terikat Kawat dan Tubuh Berbau

“Kami sempat mengalami kesusahan dalam proses evakuasi dan pemadaman dengan kondisi jalan sempit juga adanya penumpukan kendaraan milik warga,” ujarnya.

Diketahui, dalam kebakaran ini tidak ada korban jiwa, hanya mengalami kerugian materil yang belum diketahui secara pasti nominalnya.

(Sattar)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!