PALANGKA RAYA – Pencarian terhadap Sunardi (39), warga Desa Sungai Kayu, Kecamatan Kapuas Barat, yang hilang di hutan Sei Ahas, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah (Kalteng), memasuki hari kedua pada Jumat 31 Januari 2025.
Sunardi, yang merupakan anggota tim rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS) PT BP, dilaporkan hilang sejak Selasa 28 Januari 2025). Menurut keterangan saksi yang juga rekan kerjanya, Sunardi bersama sembilan orang lainnya sedang melakukan penanaman di petak 4. Namun, sekitar pukul 11.00 WIB, ia tiba-tiba menghilang dari lokasi pekerjaan. Rekan-rekannya segera melakukan pencarian, tetapi tidak berhasil menemukannya.
Mendapat laporan dari Camat Mantangai, Yubery, Plh. Kepala Kantor SAR Palangka Raya, Sarjito, segera mengirimkan satu tim penyelamat untuk melakukan pencarian terhadap korban ke lokasi pada Kamis 30 Januari 2025.
“Setelah berkoordinasi dengan instansi terkait, kami segera berangkatkan satu tim untuk melaksanakan pencarian orang hilang di Sei Ahas,” ujar Sarjito, Jumat 31 Januari 2025.
Menurut laporan tim di lapangan, medan yang sulit menjadi tantangan utama dalam pencarian ini. Lokasi hanya dapat diakses melalui jalur air, sementara area hutan yang luas serta keterbatasan sumber daya turut menghambat proses pencarian.
Saat ini, proses pencarian masih difokuskan di sekitar pondok yang didirikan oleh korban. “Kami masih mengupayakan pencarian dan berharap Tim SAR Gabungan dapat segera menemukan korban,” tambahnya.
Hingga berita ini diterbitkan korban masih belum ditemukan.
Adapun unsur SAR yang terlibat dalam pencarian ini meliputi Tim Rescue Kantor SAR Palangka Raya, Polsek Mantangai, BPBD Kabupaten Kapuas, Koramil Mantangai, aparat Kecamatan Mantangai, pihak perusahaan, serta warga setempat.
(Syauqi)











