Diskon 50 Persen Token Listrik Bantu Redam Inflasi di Kalteng

IST/BERITASAMPIT - Ilustrasi diskon token listrik 50 persen.

– Kebijakan pemerintah pusat yang memberikan diskon 50 persen untuk tarif token listrik berkontribusi dalam menekan inflasi di (Kalteng).

Diskon ini meringankan beban masyarakat serta pelaku usaha kecil yang terdampak kenaikan harga bahan pokok menjelang Ramadan dan Idulfitri.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalteng, Agnes Widiastuti, menyatakan bahwa subsidi listrik tersebut menjadi salah satu faktor yang membantu menahan lonjakan inflasi di daerah.

Data BPS mencatat inflasi year-on-year (y-on-y) pada Januari 2025 sebesar 0,28 persen, dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) mencapai 106,06.

Sementara itu, inflasi month-to-month (m-to-m) dan year-to-date (y-to-d) Januari 2025 justru menunjukkan deflasi sebesar -0,54 persen.

“Kebijakan diskon listrik dari pemerintah pusat sebesar 50 persen sangat berpengaruh dalam menekan laju inflasi di Kalteng. Selain itu, distribusi bahan pokok yang cukup stabil juga membantu mengendalikan harga,” ujar Agnes saat diwawancarai usai konferensi pers di Ruang Vicon BPS Kalteng, Rabu 5 Februari 2025.

Ia menjelaskan bahwa menjelang Ramadan, harga komoditas tertentu seperti daging ayam ras, cabai merah, cabai rawit, beras, dan bawang merah cenderung mengalami kenaikan.

Namun, dengan adanya kebijakan diskon listrik, daya beli masyarakat dapat tetap terjaga.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Setda Provinsi Kalteng, Sri Widanarni, menambahkan bahwa pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan stabilitas harga dan pasokan bahan pokok.

“Pemerintah daerah akan terus mengawasi kebijakan ini agar benar-benar memberikan dampak positif bagi masyarakat. Selain itu, kami juga akan meningkatkan sinergi dengan pihak terkait dalam pengendalian inflasi, termasuk dengan melakukan sidak pasar dan operasi pasar murah,” kata Sri.

Pemerintah daerah berharap kebijakan subsidi listrik ini dapat diperpanjang, terutama bagi rumah tangga ekonomi lemah dan pelaku UMKM, sehingga dampaknya terhadap kestabilan ekonomi daerah bisa lebih maksimal.

baca juga ...  Kalteng Dorong Transparansi APBD dan Perkuat Dukungan bagi UMKM serta Pendidikan

(Sya'ban)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!