Empat Keterangan Saksi yang Dinilai Tidak Saling Berkesuaian! Kuasa : Apakah Ada Fakta yang Sengaja Ingin Ditutupi

IST/BERITASAMPIT - Parlin Silitonga Kuasa SASARP alias Aa.

SAMPIT – Kuasa SASARP alias Aa yakni Parlin Silitonga kembali buka-bukaan soal keterangan saksi yang dinilai selama ini tidak saling berkesuaian. Kejanggalan yang ditemukan satu persatu diungkapkan.

“Ada keterangan empat saksi yang sangat kami ragukan, kami sudah uraikan satu persatu dan ini akan kami laporkan,” tegas Parlin, Kamis 6 Februari 2025.

Berikut keterangan saksi yang dipaparkan Parlin atas kasus kematian Ansyori Muslim tersebut:

Gusti Julio Iskandar alias Acos

-Pukulan pertama; dari atas ke bawah ke arah kepala dekat ubun-ubun bagian kiri
-Pukulan kedua; dari atas ke bawah kena wajah kiri
-Pukulan ketiga; dari atas ke bawah kena kedua pergelangan tangan
-Kondisi saksi saat kejadian mabuk
-Kondisi korban setelah pemukulan; masih bisa duduk bersandar di tembok dan masih bisa berlari
-Posisi saat datang; Acos dan korban datang duluan ke TKP lalu datang Inu dan Rendy yang langsung duduk kemudian Acos turun dari motor dan duduk sebelah Inu dan Rendy
-Waktu kedatangan; datang bersama korban lalu Rendy dan Inu
-Kondisi luka korban; luka kepala, wajah, kedua pergelangan tangan

Adya Nugraha alias Inu

-Pukulan pertama; dari kanan atas ke kiri ke arah kepala samping kiri
-Pukulan kedua; dari samping ke wajah kiri dekat pelipis
-Pukulan ketiga; dari atas ke bawah kena kedua pergelangan tangan
-Kondisi saat kejadian mabuk
-Kondisi korban setelah pemukulan; kepala korban berdarah korban diam saja, tapi masih bisa berlari
-Posisi saat datang; Inu dan Rendy datang duluan langsung duduk dan Rendy berdiri ngobrol dengan tersangka, kemudian Acos datang berdiri di depan korban bersama tersangka
-Waktu kedatangan; datang bersama Inu lalu acus datang bersama korban
-Kondisi luka korban; kepala belakang kiri, pelipis wajah kiri, kedia pergelangan tangan

baca juga ...  Plt Camat Silaturahmi 62 Rukun Tetangga, di Mana Ya?

Rendy Kurniawan Putra alias Gendut

-Pukulan pertama; dari atas ke bawah di samping kepala kiri
-Pukulan kedua; dari atas ke bawah kena wajah
-Pukulan ketiga; dari atas ke bawah kena kedua pergelangan tangan
-Kondisi saat kejadian mabuk
-Kondisi korban setelah pemukulan; kepala berdarah tapi masih bisa berlari
-Waktu kedatangan; Posisi saat datang Rendy langsung duduk bersama Inu, Acos dan korban menyusul datang kemudian Acos langsung duduk bersama Rendy
-Kondisi luka korban; kepala kiri, wajah, kedua pergelangan tangan

Erfandy Dani Ardianto

-Menyatakan tidak melihat langsung pukulan pertama hingga ketiga tapi bisa menggambarkan kejadian sama persis seakan mengalami sendiri
-Percaya dengan keterangan orang mabuk
-Melihat korban masih bisa berdiri
-Luka kepala sebelah kiri, lecet kaki kanan dan luka gores di tangan

Visum Pemeriksaan luar
*Luka robek pada kepala atas kiri, tapi luka tidak beraturan, panjang luka 4 cm
*Luka lecet pada pelipis kiri 1 cm
*Luka lecet pada lutut kanan 5 cm

Hasil CT Scan
*Pendarahan pada otak kepala sebelah kanan dan hilang kesadaran

Seperti diketahui Ansyori Muslim meninggal atas dugaan penganiayaan hingga menyeret Aa yang membantah melakukan penganiayaan sebagai tersangka atas kejadian pada 15 November 2024 di Jalan Suprapto Kelurahan MB Hulu, Kecamatan MB Ketapang, Kabupaten Timur.

Parlin meminta agar masalah ini bisa dibongkar secara terang benderang dan jangan sampai menghukum orang yang tidak melakukan perbuatan tersebut.

“Kami akan bongkar kasus ini mulai dari masalah narkoba, dugaan rekayasa, hingga memberi keterangan palsu. Kami tidak ingin jadi bahan permainan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,” tegasnya.

Ia juga menyebutkan jika mereka saksi ini ada di lokasi dan posisinya berdekatan tentu keterangan tidak akan berbeda dan pasti sesuai dengan hasil visum.

baca juga ...  Reuni Alumni SMA Negeri 1 Sampit, Jadi Momen Nostalgia Masa Sekolah

“Tapi keterangan mengenai arah pukulan dan luka berbeda jauh dengan hasil visum begitu dengan waktu kedatangan malah berbeda-beda. Apakah cerita ini dibuat atau memang ketiganya di minta menyampaikan sesuai skenario atau ada fakta yang sengaja ditutupi tentang adanya pelaku lain,” tegasnya.

(BS-1)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!