Lima Kasus Kebakaran Bangunan Terjadi di Kotim Selama Januari 2025

JIMMY/BERITASAMPIT - Kondisi kantin SDN 6 Pelangsian yang terbakar Januri 2025 lalu.

SAMPIT – Kasus kebakaran bangunan di Kabupaten Timur (Kotim) pada bulan Januari 2025 tercatat cukup signifikan, dengan beberapa insiden kebakaran terjadi dalam satu hari.

Plt Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kotim, Ati Maarahini, melalui Kepala Bidang Penyelamatan, Herry Wahyudi, mengungkapkan bahwa pada bulan Januari lalu terdapat lima kasus kebakaran bangunan yang terjadi di berbagai lokasi.

“Selama bulan Januari 2025 itu terdapat lima kasus kebakaran bangunan, dengan menghanguskan lima bangunan,” sebut Herry saat dikonfirmasi, Kamis 6 Februari 2025.

Kasus pertama terjadi pada gudang barang toko kelontongan di Jalan HM Arsyad, Kecamatan MB Ketapang sekitar pukul 18.15 WIB dengan luasan bangunan sekitar 30×25 meter.

Kerugian material dari kebakaran itu mencapai Rp 15.000.000.000 yang menghebohkan warga itu terjadi pada hari Minggu 12 Januari 2025 dan baru dinyatakan hijau pada pukul 02.07 WIB, Senin 13 Januari 2025, diduga api berasal dari arus pendek listrik.

Kedua adalah kebakaran bangunan di Jalan Tjilik Riwut, Pelantaran yang menghanguskan bangunan berupa barak dua pintu sekitar pukul 16.00 WIB pada Selasa 21 Januari 2025, diduga api berasal dari kelalaian.

Ketiga adalah kejadian kebakaran beruntun pada Jumat 31 Januari 2025, yang mana pertama menghanguskan bangunan berupa rumah warga Jalan DI Panjaitan, Eks Kamar XX, RT 013, RW 001 sekitar pukul 07.00 WIB, asal api juga diduga karena adanya kelalaian.

Sekitar pukul 09.42 WIB pada hari yang sama kebakaran bangunan berupa rumah warga terjadi di Jalan Muchran Ali, Gang Delima Kuning, RT 020, RW 002, Kecamatan Baamang yang disebabkan kelalaian dan berujung pada kerugiannya mencapai Rp 500.000.

baca juga ...  SPBU Kobes Dikuasai Pelangsir, Warga Susah Dapat BBM dan Jalanan Macet

Terakhir adalah sebuah bangunan berupa kantin di SDN 6 Pelangsian, Bangkuang Makmur, Dusun Belanti, Kecamatan MB Ketapang sekitar pukul 13.41 WIB dengan kerugian Rp 15.000.000.

Beruntungnya dalam rentetan itu tidak memakan korban jiwa, namun menyebabkan korban mengalami kerugian materil yang begitu besar.

(Jimmy)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!