PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) menegaskan komitmennya dalam mewujudkan pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Hal ini menjadi salah satu poin utama dalam Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026 yang digelar di Aula Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (BAPPERIDA) Provinsi Kalteng, Kamis 6 Februari 2025.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Sri Widanarni mengatakan pemerintah daerah akan fokus pada strategi pembangunan yang adil dan merata guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kami ingin memastikan bahwa pembangunan Kalimantan Tengah berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat. Dengan konsultasi publik ini, kami berharap dapat menerima masukan yang konstruktif guna menyempurnakan RKPD 2026,” ucapnya.
Salah satu prioritas utama dalam RKPD 2026 adalah pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Kalimantan Tengah. Langkah ini bertujuan untuk memperluas lapangan kerja, meningkatkan perekonomian masyarakat.
“Pemprov Kalteng juga menegaskan pentingnya menjaga harmoni sosial dan keseimbangan lingkungan dalam setiap proses pembangunan. Konsep ini selaras dengan nilai-nilai budaya daerah yang berlandaskan falsafah Huma Betang, yang menekankan kebersamaan, toleransi, dan keberlanjutan,” tambahnya.
Dalam upaya mencapai pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, pemerintah akan memperkuat sektor strategis seperti hilirisasi sumber daya alam, pertanian, peternakan, kehutanan, perikanan, pariwisata, serta pengembangan koperasi dan UMKM. Hal ini diharapkan mampu mendorong perekonomian lokal dan menciptakan lebih banyak peluang usaha bagi masyarakat.
“Selain aspek ekonomi, Pemprov Kalteng juga menargetkan peningkatan kualitas layanan publik, termasuk sektor kesehatan dan pendidikan. Penyediaan fasilitas kesehatan yang lebih merata dan terjangkau, serta penguatan pendidikan inklusif dan riset inovatif, menjadi bagian dari rencana strategis daerah,” ungkapnya.
(yud)












