SAMPIT – Seorang pekerja bangunan berinisial R (43) meninggal dunia akibat tersengat listrik saat membangun tower tandon air di sebuah komplek perumahan.
Peristiwa tragis itu terjadi di Komplek Perumahan Hinga Jaya Abadi, Kelurahan Parenggean, Kecamatan Parenggean, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) pada Senin 10 Februari 2025 sekitar pukul 16.30 WIB.
Kapolres Kotim, AKBP Resky Maulana Zulkarnain, melalui Kapolsek Parenggean, Iptu Rahmad Tuah, membenarkan kejadian tersebut dan memastikan bahwa korban meninggal dunia di lokasi akibat sengatan listrik.
“Benar, ditemukannya seorang laki-laki tersengat aliran listrik pada mesin bor tangan,” kata Rahmad saat dikonfirmasi.
Tiga orang saksi menyaksikan korban saat sedang bekerja membangun tower tandon di depan rumahnya.
Tiba-tiba, saksi-saksi mendengar korban berteriak histeris. Ketika mereka mendekat, korban sudah dalam kondisi kejang-kejang akibat tersengat listrik.
“Korban sempat teriak dan saksi-saksi ketika datang melihat badan korban sudah kejang-kejang. Kemungkinan karena tersengat listrik dari mesin bor tangan yang di pegangnya,” ujarnya.
Seorang saksi berusaha menolong, namun terhalang oleh aliran listrik yang masih mengalir pada mesin bor tangan yang sedang dipegang korban.
“Mereka mematikan meteran listrik dan setelah aliran listrik di rumah di matikan, R sudah dalam keadaan lemas dan terkapar dalam keadaan tidak sadarkan diri,” katanya.
Selang beberapa saat korban dinyatakan meninggal ditempat dan para saksi melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Parenggean.
(Oktavianto)












