SAMPIT – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor berharap peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW bukan sekadar acara seremonial, tetapi menjadi momentum untuk mengimplementasikan nilai-nilai perjuangan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari. Hal itu disampaikannya dalam peringatan Isra Mi'raj 1446 H/2025 M yang digelar di Masjid Agung Wahyu Al Hadi, Sampit, Senin 10 Februari 2025.
Ia menyampaikan umat Islam harus mengambil hikmah dari peristiwa Isra Miraj, terutama ketabahan dan kesabaran Rasulullah dalam menghadapi tantangan.
“Ini mengajarkan kita untuk tetap istiqomah dalam menjalankan ajaran Islam dan menghadapi berbagai permasalahan,” ungkapnya.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Ustaz H Ahmad Supian Al Banjari dari Banjarmasin Kalimantan Selatan yang telah memberikan tausiah pada acara tersebut.
Lebih lanjut, Halikinnor menyampaikan bahwa Masjid Agung Wahyu Al Hadi kedepannya akan dikelola oleh badan hukum dalam bentuk yayasan agar lebih profesional dan mandiri.
“Dengan pengelolaan yang baik, kita berharap masjid ini benar-benar menjadi pusat kegiatan keagamaan dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi umat di Kotim,” tambahnya.
Peringatan Isra Mi'raj di Masjid Agung Wahyu Al Hadi berlangsung khidmat dengan dihadiri masyarakat serta sejumlah pejabat daerah. Acara ini diharapkan dapat memperkokoh keimanan umat Islam dan semakin menumbuhkan semangat dalam meneladani perjuangan Rasulullah.
(nardi)












