Warga Tanah Putih Pertanyakan Transparansi Anggaran Sumur Bor Rp150 Juta

IST/BERITASAMPIT - Sumur bor di Tanah Putih dengan anggaran Rp150 Juta.

SAMPIT – Warga Tanah Putih, Kecamatan Telawang, (Kotim), mempertanyakan transparansi penggunaan anggaran sebesar Rp150 juta untuk pembangunan empat titik sumur bor di wilayah mereka.

Proyek yang mencakup pembangunan sumur di RT 04, RT 05, RT 06, dan RT 08 ini dinilai terlalu mahal dibandingkan perkiraan biaya yang wajar. Kekhawatiran pun muncul di kalangan warga mengenai efisiensi dan kejelasan peruntukan dana tersebut.

“Satu sumur kalau dihitung, berarti sekitar Rp37,5 juta. Seharusnya dengan anggaran Rp20 juta saja sudah bisa dibuat, karena tidak ada menara dan tak pakai profil tank,” ujar seorang warga yang mewakili masyarakat setempat, Selasa 11 Februari 2025.

Warga berharap agar tidak ada permainan anggaran dalam proyek ini. Jika ditemukan ketidakwajaran, mereka khawatir hal itu dapat meresahkan masyarakat.

Mereka juga meminta pihak terkait untuk memberikan penjelasan transparan mengenai rincian anggaran agar tidak menimbulkan kecurigaan.

“Kalau bisa kita minta KPK untuk ke Tanah Putih ini,” tegasnya.

Sementara itu Kepala Tanah Putih Yanto menyampaikan terkait anggaran tersebut karena untuk mengantisipasi seringnya gagal dalam pembuatan sumur bor.

“Anggaran agak besar untuk antisipasi sering gagal dalam pembuatan sumur sebenarnya, itu untuk empat unit, ini kemungkinan akan dikembalikan dananya,” kata Yanto ketika dikonfirmasi.

(Nardi)

baca juga ...  Trotoar Bukan Tempat Dagang, Satpol PP Tertibkan Gerobak Liar di Sampit
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!