Keterbatasan Sarpras Hambat Pencarian Kakak Beradik Tenggelam di Sungai Mentaya

IST/BERITASAMPIT - Warga saat melakukan pencarian terhadap korban tenggelam.

SAMPIT – Upaya pencarian dua bersaudara yang tenggelam di Sungai Mentaya, Kelurahan Kuala Kuayan, Kecamatan Mentaya Hulu, menghadapi kendala akibat terbatasnya sarana dan prasarana.

Kepala Pelaksana BPBD , Multazam K. Anwar, mengungkapkan bahwa pencarian saat ini masih dilakukan oleh warga setempat, namun keterbatasan peralatan menghambat proses evakuasi. Untuk membantu pencarian, Pos SAR Sampit telah diterjunkan ke lokasi.

“Upaya pencarian dilakukan masyarakat, tetapi terbatas karena sarana dan prasarana, kami juga berkoordinasi dengan Pos SAR Sampit dan persiapan untuk menuju lokasi,” kata Multazam saat memberikan konfirmasi.

Adapun akses menuju lokasi menurutnya yang mudah adalah melalui Simpang 28-Tanjung Jariangau-Bawan-Kuala Kuayan.

Korban kakak beradik itu diketahui bernama Rc dan Jsh keduanya adalah anak laki-laki yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar.

Keduanya dikabarkan hilang saat bermain di sungai tersebut sekitar pukul 16.10 WIB pada Rabu 12 Februari 2025, pihak kepolisian juga tengah mengumpulkan data dan keterangan di lokasi kejadian.

Pencarian terus dilakukan oleh puluhan warga, mulai dari menyisir sungai hingga dengan melempar jaring ke Sungai tersebut berharap korban bisa ditemukan.

Saat kejadian diketahui bahwa kondisi air di sungai sedang surut dan diperkirakan keduanya tenggelam saat bermain.

(Jimmy)

baca juga ...  MUI Kotim Diharapkan Perkokoh Hubungan Antar Ulama dan Umara
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!