KUALA PEMBUANG – Deru mesin molen terus menggema di Desa Tanjung Rangas, Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan. Bukan sekadar alat biasa, “prajurit besi” ini menjadi sahabat setia anggota Satgas TMMD Reguler ke-123 Kodim 1015/Sampit dalam percepatan pembangunan infrastruktur desa.
Mesin concrete mixer ini menjadi kunci utama dalam pengerjaan konstruksi, membantu pengadukan semen, pasir, dan split dengan lebih cepat dan merata.
“Dengan mesin molen, pekerjaan jadi lebih ringan, hasilnya lebih maksimal, dan tenaga pun lebih hemat. Tidak perlu lagi mengaduk manual dengan cangkul atau sekop yang bikin cepat lelah,” ujar Peltu Hendriyanoto, Senin 24 Februari 2025.
Meski suaranya bising dan asapnya kadang mengganggu, semangat anggota Satgas dan warga tak surut. Mesin ini aktif digunakan dalam pengecoran cakar ayam dan jalan desa, menjadi mitra kerja yang tak tergantikan.
Tak hanya mempercepat pekerjaan, mesin molen juga memberi pengalaman baru bagi para anggota Satgas dan warga desa.
“Awalnya, kami belum terbiasa mengoperasikannya, tapi setelah mencoba, lama-lama jadi terbiasa. Ini pengalaman yang sangat berharga,” tambah Peltu Hendriyanoto.
Kehadiran mesin molen bukan sekadar alat bantu, tetapi juga simbol gotong royong dan semangat pantang menyerah dalam membangun desa. Dengan kerja sama yang solid, pembangunan pun berjalan lebih cepat dan efisien.
(ASY)












