SAMPIT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) menegaskan komitmennya untuk memperkuat pembangunan berkelanjutan di kecamatan dan desa/kelurahan pada tahun 2026. Hal ini disampaikan dalam Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Kotim Tahun 2026.
Asisten II Setda Kotim Alang Arianto menyampaikan apresiasi kepada para kepala desa, lurah, dan camat yang telah berpartisipasi dalam Musrenbang di tingkat desa, kelurahan, dan kecamatan.
“Partisipasi ini sangat penting dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran,” ujarnya, Kamis 27 Februari 2025.
Ia menyampaikan pembangunan tahun 2026 akan berfokus pada penguatan infrastruktur secara merata di wilayah kecamatan dan desa guna meningkatkan aksesibilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Selain itu, beberapa prioritas utama lainnya yang dibahas dalam forum yang digelar Rabu 26 Februari 2025 itu meliputi penguatan sumber daya manusia, pendidikan, dan kesehatan, Program Makan Bergizi Gratis (MBG), pencegahan stunting dan pengentasan kemiskinan ekstrem.
Pengendalian inflasi di daerah, peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah, dukungan swasembada pangan, serta pengembangan industri kerajinan dan fasilitasi pemasaran produk UMKM.
Tema pembangunan tahun 2026 mengusung konsep Penguatan Fondasi Transformasi Habaring Hurung Miar dan Maju, dengan Melanjutkan Pembangunan Sarana Prasarana untuk Pertumbuhan Ekonomi, Sumber Daya Manusia Berkualitas, Pertanian, Industri, dan Jasa.
Tema ini menekankan pentingnya pemerataan pembangunan infrastruktur di seluruh kecamatan guna memperkuat ekonomi lokal dan kesejahteraan masyarakat.
Melalui forum tersebut pemerintah daerah mendapatkan masukan dari berbagai pihak guna menyempurnakan RKPD agar lebih terarah dan akuntabel.
“Kami mengajak semua pihak untuk memberikan saran demi kemajuan pembangunan di Kotim,” kata Alang.
Dengan komitmen kuat terhadap pembangunan yang berkelanjutan, Pemkab Kotim optimis dapat mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh kecamatan. (nardi)












