Tambak Udang Shrimp Estate Berkah: Magnet Ekonomi Baru di Pesisir

IST/BERITASAMPIT - Hasil panen parsial pertama udang vaname di siklus kedua.

kini memiliki pusat pertumbuhan ekonomi baru! Tambak Udang Vaname Shrimp Estate Berkah tidak hanya meningkatkan produksi perikanan, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi masyarakat pesisir dengan pesat.

Tak sekadar menghasilkan udang berkualitas, tambak ini membuka banyak lapangan kerja bagi warga sekitar. Dari tenaga kerja tambak hingga sektor pendukung seperti transportasi, logistik, serta pemasok pakan dan peralatan tambak semuanya ikut merasakan manfaat.

Kepala Dislutkan Provinsi , H. Darliansjah, menegaskan bahwa proyek ini melibatkan banyak tenaga kerja lokal.

“Tambak ini bukan hanya menjadi pusat budidaya, tetapi juga penggerak ekonomi lokal. Banyak masyarakat yang mendapat manfaat, baik sebagai pekerja tambak maupun sebagai bagian dari rantai distribusi dan pemasaran,” ungkapnya di , Rabu 26 Februari 2025.

Selain itu, Shrimp Estate Berkah juga membuka peluang bagi para pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) untuk terlibat dalam rantai pasok perikanan.

Misalnya, penyedia pakan, alat budidaya, dan transportasi banyak berasal dari usaha lokal di , sehingga ekonomi daerah turut berkembang.

Keberhasilan panen juga mendukung program hilirisasi sektor perikanan. Dengan meningkatnya produksi udang vaname, industri pengolahan hasil perikanan di dapat tumbuh lebih pesat, memberikan nilai tambah bagi hasil perikanan lokal.

menargetkan agar Shrimp Estate Berkah terus berkembang dengan penerapan teknologi budidaya modern dan kerja sama dengan sektor swasta.

Dengan demikian, tambak ini dapat menjadi salah satu pilar utama dalam pembangunan ekonomi berbasis perikanan di wilayah pesisir.

Diketahui, pada panen parsial pertama Rabu 26 Februari 2025, menghasilkan 4,2 ton udang vaname, di Klaster C pada 12 kolam, yakni C1-6 dan C10-15, dan Menurut rencana, panen parsial kedua akan dilakukan pada 2 Maret 2025 di kolam Klaster C7-9 dan C16-18.

baca juga ...  Pemprov Kalteng Gelar Gerakan Pangan Murah untuk Ringankan Beban Warga

(Sya'ban)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!