Dari Sampah Jadi Berkah: Zero Waste dan Ekonomi Sirkular di Kalteng

SYA'BAN/BERITASAMPIT - Sekretaris DLH Provinsi Kalteng, Noor Halim, dalam aksi bersih dan pungut sampah bersama di , Jumat 28 Februari 2025 pagi.

– Sampah bukan lagi sekadar limbah, tapi bisa menjadi sumber daya bernilai ekonomi. Konsep Zero Waste dan Ekonomi Sirkular kini mulai diterapkan di sebagai solusi inovatif untuk pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan.

Sekretaris DLH Provinsi Kalteng, Noor Halim, menegaskan bahwa pendekatan ini harus menjadi prioritas. Bukan hanya sekadar mengurangi timbunan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA), tetapi juga mengubahnya menjadi produk yang bisa dimanfaatkan kembali, menciptakan peluang usaha, serta menggerakkan ekonomi masyarakat.

“Kita harus mengubah paradigma dari sekadar membuang sampah menjadi bagaimana kita bisa mendaur ulang, menggunakan kembali, dan mengolah sampah menjadi sesuatu yang bermanfaat. Ini yang disebut ekonomi sirkular,” katanya dalam aksi bersih dan pungut sampah bersama di , Jumat 28 Februari 2025 pagi.

Ia mencontohkan beberapa inisiatif yang sudah berjalan di berbagai daerah, seperti pengolahan sampah organik menjadi kompos, pemanfaatan plastik bekas menjadi bahan bangunan, serta pemanfaatan limbah makanan untuk bioenergi.

Model ini tidak hanya membantu mengurangi pencemaran, tetapi juga membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.

Selain itu, peran produsen juga sangat penting dalam mendukung ekonomi sirkular. Mereka harus mulai menerapkan prinsip “Extended Producer Responsibility” (EPR), yakni tanggung jawab untuk mengelola limbah produk mereka hingga ke tahap akhir.

“Perusahaan harus ikut bertanggung jawab atas produk yang mereka hasilkan, terutama dalam pengelolaan kemasan dan limbahnya. Ini harus menjadi bagian dari kebijakan bisnis mereka,” ujar Noor Halim.

Agar konsep ini bisa berjalan efektif, dukungan regulasi dan insentif dari pemerintah juga diperlukan.

Pemerintah daerah bisa memberikan fasilitas bagi pelaku usaha yang menerapkan prinsip ramah lingkungan, serta memberikan kepada masyarakat tentang manfaat ekonomi sirkular.

baca juga ...  RSUD Hanau Seruyan Siap Beroperasi Awal Mei 2025

Dengan mengadopsi pendekatan Zero Waste dan Ekonomi Sirkular, bisa mewujudkan pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis lingkungan.

(Sya'ban)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!