KASONGAN – Pemerintah Kabupaten Katingan serius dalam memastikan pembangunan daerah yang berkelanjutan dengan menggelar Konsultasi Publik Penyusunan Dokumen Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) – RPJMD 2025-2029. Acara yang digelar di Aula Bappedalitbang pada Selasa 4 Maret 2025 ini mengundang berbagai pihak, mulai dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), akademisi, hingga praktisi lingkungan.
Penjabat (Pj) Sekda Katingan, Deddy Ferras, menegaskan bahwa dokumen KLHS sangat penting dalam merancang kebijakan pembangunan daerah agar aspek lingkungan tidak terabaikan.
“Saya berharap semua peserta aktif memberikan masukan dan rekomendasi, sehingga dokumen KLHS ini dapat benar-benar bermanfaat bagi pembangunan Kabupaten Katingan,” ujar Deddy.
Senada dengan itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Katingan, Yobie Sandra, menekankan bahwa dokumen ini akan mengidentifikasi berbagai isu strategis lingkungan serta langkah mitigasi terhadap potensi dampak pembangunan.
“Kami ingin memastikan bahwa kebijakan pembangunan di Katingan tetap sejalan dengan prinsip keberlanjutan serta memenuhi aspek legal dan teknis yang diperlukan,” jelasnya.
Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam memastikan bahwa pembangunan di Kabupaten Katingan tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga tetap menjaga keseimbangan sosial dan kelestarian lingkungan.
(Bitro)












