Harga Cabai Melonjak Dua Kali Lipat di Ramadan 2025, Pedagang dan Pembeli Menjerit!

IST/BERITASAMPIT - Pedagang sayur di pasar subuh jalan MT Haryono, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin (Kotim).

SAMPIT – Ramadan 1446 Hijriah membawa kejutan bagi para pedagang dan pembeli di pasar. Harga cabai yang sebelumnya masih terjangkau, kini melonjak hingga dua kali lipat, membuat banyak warga terkejut.

Rohana, seorang pedagang sayur di pasar, mengungkapkan kekhawatirannya. “Harga cabai dari Rp70 ribu naik menjadi Rp140 ribu,” kata Rohana, Rabu 5 Maret 2025.

Menurutnya harga cabai sejak beberapa bulan terakhir memang sering mengalami kenaikan, hari-hari tertentu juga bisa menjadi penyebab kenaikan harga. Namun, hal seperti itu bukanlah penyebab utama harga cabai menjadi naik.

“Hari tertentu bisa menyebabkan naik harga. Tetapi, hasil panen dari petani yang membuat harganya naik,” ujarnya.

Ia juga mengatakan kalau cabai biasanya membeli dari pulau Jawa, sehingga cuaca ekstrim menjadi penyebab harga naik.

“Kalau musim hujan, harga juga bisa naik. Karena cabai yang kami jual ada yang berasal dari pulau Jawa, sehingga pengantaran lewat kapal jadi lama karena cuaca,” jelasnya.

Kenaikan harga bahan dapur semakin terasa! Tak hanya cabai yang mengalami lonjakan harga, kini bawang merah dan bawang putih juga ikut merangkak naik.

Bawang putih yang sebelumnya dibanderol Rp35 ribu per kilogram kini naik menjadi Rp38 ribu. Sementara itu, bawang putih yang sebelumnya Rp40 ribu kini harus ditebus dengan harga Rp45 ribu per kilogram.

(Oktavianto)

baca juga ...  Namanya Disebut dalam Dakwaan Kasus Curi Sawit, Rapat di Pemda Jaelani Serang Pengurus Gapoktanhut Bagendang Raya
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!