Kanwil Ditjenpas Kalteng Siap Galakkan Program Ketahanan Pangan  

ENN/BERITASAMPIT - Bupati Masduki bersama Kakanwil Ditjenpas Kalteng I Putu Murdiana dan Forkompinda saat panen jagung di Lapas Kelas III .

– Kakanwil Ditjenpas , l Putu Murdiana mengatakan bahwa sebagai penjabaran Asta Cita Presiden RI Prabowo, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan mencanangkan 13 akselerasi yang berkaitan dengan ketahanan pangan .

I Putu Murdiana menjelaskan jika dalam akselerasi tersebut diwajibkan kepada seluruh UPT Pemasyarakatan dan UPT Imigrasi melaksanakan kegiatan ketahanan pangan ditempat kerja masing-masing.

“Seperti di Lapas kita sudah bisa lihat hasilnya, ada penanaman cabai, sayur mayur dan jugang serta lainnya, dan ini salah satu komponen terkait dengan program ketahanan pangan ,” ucap I Putu Murdiana saat kunjungan ke Lapas dalam rangka panen raya jagung dan cabai, Rabu 12 Maret 2025.

I Putu Murdiana menerangkan untuk Kantor Wilayah Ditjenpas Kalteng juga digalakkan untuk program ketahanan pangan dan pada program Brigadir Pangan, pihaknya mendapat alokasi lahan seluas 200 hektar di Kabupaten untuk percetakan sawah dan penanaman padi.

“Untuk penanaman kemungkinan setelah lebaran baru bisa dilakukan karena memang kondisi alam yang masih belum mendukung, untuk menyemai bibit sudah dilakukan serta sawah yang siap dicetak juga sudah disiapkan seluar 4 sampai 5 hektar,” jelas I Putu Murdiana.

Sementara itu, hasil panen jagung di Lapas mencapai satu ton dengan pola tanam trip tiga kali, sedangkan untuk cabai pada panen raya ini mencapai 50 kilogram.

“Untuk jagung kita pakai pola trip tiga kali, hari ini panen, lalu seminggu lagi panen dan seminggu kemudian panen lagi laki tanam jadi tidak ada putusnya,” jelas Kalapas , Joko Prayitno.

“Kalau untuk cabai hari ini kita panen mencapai 50 kilogram dan harga jual ditingkat petani mencapai Rp 100 ribu perkilo,” tukas Joko Prayitno. (enn)

baca juga ...  Bupati Sukamara Apresiasi Kinerja TNI Polri Dalam Mengamankan Rangkaian Pemilu Serentak 2019 Hingga Pelantikan Presiden
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!