Satgas TMMD Ke-123 Rampungkan 100 Persen Pembangunan RTLH, Warga Sumringah

IST/BERITASAMPIT - Kondisi hunian yang dulunya reyot dan rapuh, telah berubah menjadi rumah yang kokoh dan nyaman usai Satgas TMMD ke-123 Kodim 1015/Sampit resmi menyelesaikan target pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tepat waktu.

KUALA PEMBUANG – Kabar menggembirakan datang dari Tanjung Rangas, Kecamatan Hilir, Kabupaten . Program TNI Manunggal Membangun (TMMD) ke-123 Kodim 1015/Sampit resmi menyelesaikan target pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tepat waktu. Kini, hunian yang dulunya reyot dan rapuh, telah berubah menjadi rumah yang kokoh dan nyaman.

Keberhasilan ini tidak lepas dari kerja keras dan semangat gotong royong Satuan Tugas (Satgas) TMMD bersama warga . Perjuangan mereka di tengah teriknya matahari dan guyuran hujan akhirnya membuahkan hasil yang membanggakan. Warga kini bisa menikmati rumah yang lebih layak dan aman.

Salah satu penerima manfaat, Pak Efendi, tampak begitu bahagia melihat rumah barunya yang berdiri megah di tengah perkampungan. Senyum lebar tak lepas dari wajahnya saat menyaksikan langsung hasil kerja keras para prajurit dan warga. “Alhamdulillah, saya sangat bersyukur. Sekarang rumah saya sudah bagus dan kokoh,” ujarnya penuh haru, Rabu 19 Maret 2025.

Pak Efendi menceritakan bahwa sebelum mendapat bantuan rehab, ia sering kerepotan setiap kali hujan turun. Air merembes dari atap yang bocor memaksanya memindahkan barang-barang agar tidak basah. Namun kini, semua masalah itu tinggal kenangan.

“Dulu kalau hujan, saya harus sigap mengamankan barang-barang. Tapi sekarang, atapnya sudah tidak bocor lagi. Rumah ini jauh lebih nyaman dan aman,” tambahnya dengan penuh rasa syukur.

Ia pun tak lupa mengucapkan terima kasih kepada Satgas TMMD ke-123 Kodim 1015/Sampit dan warga yang telah tulus membantu membangun rumah impiannya. “Saya sangat berterima kasih kepada semua yang telah terlibat. Bantuan ini sangat berarti bagi kami sekeluarga,” tutup Pak Efendi.

(ASY)

baca juga ...  PK Institute Bongkar Jejak Kejahatan Ekologis dan Sosial AMNT di NTB: 25 Tahun Luka Menganga di Tanah Sumbawa
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!