KUALA KAPUAS – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpustaka) Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, mengajak ratusan Pramuka Siaga dari Gugus Depan Santo Paulus Kuala Kapuas untuk mengenal lebih dekat fasilitas perpustakaan dan pengelolaan arsip. Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan minat baca serta meningkatkan pemahaman tentang literasi digital dan pentingnya arsip.
“Kami ingin menanamkan budaya literasi sejak dini. Selain membaca, anak-anak juga diperkenalkan dengan berbagai inovasi digital dan pengelolaan kearsipan,” ujar Kepala Disarpustaka Kapuas, Suwarno Muriyat, di Kuala Kapuas, Sabtu 22 Maret 2025.
Dalam kegiatan tersebut, para Pramuka Siaga dibagi dalam beberapa kelompok dan didampingi guru serta pustakawan. Mereka diajak berkeliling ruang baca anak, melihat arsip daerah, serta mencoba berbagai layanan seperti aplikasi iKapuas, Spot Baca, Pojok Baca Digital, hingga menonton film edukatif di studio mini.
Suwarno, yang juga Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kapuas, menyampaikan apresiasi atas kunjungan edukatif ini. Ia juga berkomitmen untuk terus mengembangkan fasilitas perpustakaan agar lebih inovatif dan mendukung konsep Perpustakaan Sumber Belajar Mandiri (PSBM) dalam kerangka Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS).
Cecilia, salah satu guru dan pembina Pramuka Gudep Santo Paulus, mengungkapkan kekagumannya terhadap fasilitas yang tersedia. Ia menilai ruang baca yang nyaman, aplikasi digital, serta panggung yang megah memberikan pengalaman berharga bagi anak-anak untuk meningkatkan kebiasaan membaca sejak dini.
Sebagai penutup, kegiatan ini diakhiri dengan sesi foto bersama serta kunjungan ke panggung bermotif Dayak yang berada di kawasan Lapangan Bukit Ngalangkang Kuala Kapuas. (ds)












