SAMPIT – Pembangunan jembatan timbang di Desa Bangkuang Makmur, Kecamatan MB Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), menjadi perhatian serius DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng).
Anggota Komisi III DPRD Provinsi Kalteng, Hero H. Mandouw, menegaskan pentingnya percepatan proyek ini untuk menjaga kualitas infrastruktur jalan dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Hero yang juga merupakan legislator dari Dapil II Kotim-Seruyan ini menilai bahwa jembatan timbang memiliki peran strategis dalam mengontrol kendaraan bertonase besar yang melintasi daerah tersebut.
Tanpa sistem pengawasan yang baik, jalan akan cepat rusak akibat beban berlebih dari kendaraan angkutan barang.
“Kami berharap pembangunan jembatan timbang ini bisa terealisasi paling lambat 2026. Keberadaannya sangat penting untuk mengendalikan muatan kendaraan berat dan memperpanjang usia infrastruktur jalan,” ujar Hero saat kunjungan ke Dinas Perhubungan Kotim, Selasa 25 Maret 2025.
Menurutnya, jika tidak ada pengawasan ketat terhadap kendaraan dengan muatan berlebih, anggaran daerah akan terus terbebani untuk perbaikan jalan yang cepat rusak.
Dengan adanya jembatan timbang, distribusi beban jalan bisa lebih terkendali, sehingga dana pembangunan bisa dialihkan ke wilayah lain yang masih membutuhkan infrastruktur.
Hero juga menekankan bahwa selain pengendalian muatan, keberadaan jembatan timbang akan memberikan kontribusi terhadap PAD. Dengan sistem pengawasan dan retribusi yang tepat, jembatan timbang bisa menjadi sumber pemasukan bagi daerah.
“Selain memperpanjang usia jalan, jembatan timbang ini juga bisa memberikan manfaat ekonomi bagi daerah. Pendapatan dari retribusi kendaraan dapat digunakan untuk membiayai pembangunan infrastruktur lainnya di Kalteng,” tambah Politisi Demokrat itu.
Untuk itu, DPRD Kalteng akan terus mengawal dan mendorong percepatan proyek ini agar dapat segera terealisasi sesuai target.
Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk memastikan proyek ini berjalan sesuai regulasi dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
“Harapan kami, proyek ini bisa segera direalisasikan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Kotim serta Kalimantan Tengah secara keseluruhan,” pungkasnya.
(Sya'ban)












