PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) melaksanakan kegiatan pasar murah serentak di 1.437 desa yang tersebar di 13 kabupaten se-Kalteng.
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Gubernur Kalteng, H. Agustiar Sabran, di Halaman Istana Isen Mulang, Palangka Raya, Jumat 28 Maret 2025. Program ini bertujuan menekan laju inflasi dan menjaga stabilitas harga pangan, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Agustiar menyampaikan bahwa kegiatan pasar murah ini merupakan bagian dari program strategis pemerintah dalam mendukung daya beli masyarakat.
“Pasar murah ini dilaksanakan sebelum dan sesudah Lebaran sebagai upaya memastikan kebutuhan pokok tetap terjangkau oleh masyarakat,” ujar Agustiar.
Pasar murah ini menyediakan paket sembako berisi beras 5 kg, gula pasir 1 kg, dan minyak goreng 2 liter dengan harga total Rp128.500.
Berkat subsidi dari Pemprov Kalteng senilai Rp113.500, masyarakat hanya membayar Rp15.000 per paket. Bahkan, dalam beberapa kesempatan, paket sembako ini dibagikan secara gratis.
Agustiar menjelaskan bahwa kegiatan ini juga bertujuan menjaga stabilitas pangan, khususnya beras sebagai kebutuhan pokok masyarakat. Pemprov Kalteng bekerja sama dengan Bulog dan instansi terkait untuk melakukan pemantauan harga secara berkala.
“Saya meminta Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kalteng bersama Bulog agar memastikan ketersediaan bahan pokok serta menjaga harga tetap stabil melalui pasar murah ini,” tegas Gubernur.
Selain itu, pasar murah juga dilakukan sebagai bagian dari program 100 hari Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng serta mendukung Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto.
Gubernur berharap kegiatan pasar murah ini dapat berlangsung berkelanjutan sehingga dapat menekan inflasi dan menjaga kesejahteraan masyarakat.
Masyarakat menyambut positif pelaksanaan pasar murah ini karena membantu mereka memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, terutama di tengah kenaikan harga bahan pangan.
(Sya'ban)












