SAMPIT – Wisata susur Sungai Mentaya kembali menjadi magnet bagi masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), terutama di Kota Sampit dan sekitarnya, untuk menghabiskan waktu liburan.
Dermaga Habaring Hurung yang menjadi titik keberangkatan kapal wisata tampak dipenuhi pengunjung, terutama saat hari libur. Kapal-kapal yang dihias indah menambah daya tarik wisata susur sungai ini, menawarkan pengalaman berlayar yang tak hanya menyenangkan, membuat susur sungai semakin berkesan.
Menurut Putra, salah satu pengelola wisata, minat masyarakat terhadap susur Sungai Mentaya meningkat tajam pasca Lebaran dibandingkan hari-hari biasa.
“Untuk saat ini wisatawan yang datang sangat padat sekali sejak pagi tadi,” jelasnya, Selasa, 1 April 2025.
Adapun rute wisata susur sungai ini dimulai dari Dermaga Habaring Hurung, dengan menyusuri bantaran Sungai Mentaya sampai ke ujung landasan Bandara H. Asan hingga ke PT. Sampit.
“Untuk jarak dekat dari Dermaga Habaring Hurung hingga Bandara H. Asan Sampit itu tarifnya Rp150 ribu, sedangkan untuk jarak yang agak jauh dari Dermaga Habaring Hurung hingga PT. Sampit itu tarifnya Rp250 ribu untuk tarif pulang pergi,” bebernya.
Putra selaku motorik perahu wisata susur sungai mengungkapkan bahwa momen liburan seperti ini sangat membantu dalam pendapatannya, namun di saat hari-hari biasa dirinya bergantung pada langganan saja.
Tatkala dirinya dan para motoris lainnya selalu berkreasi menghiasi kapalnya semenarik mungkin untuk menarik minat pengunjung.
“Kalau waktu liburan seperti sekarang ini kami selalu banjir order untuk mengangkut wisatawan,” pungkasnya.
(Sattar)












