Dishub Pulpis Menyiapkan Sejumlah Langkah Antisipasi Menghadapi Puncak Arus Balik Lebaran 2025

IST/BERITA SAMPIT - Kadishub , Supriyadi.

– Dinas Perhubungan Kabupaten memprediksi puncak arus balik Lebaran 2025 akan terjadi pada 4 hingga 7 April. Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Perhubungan , Supriyadi, yang mengatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi guna menghindari kepadatan dan kecelakaan lalu lintas.

“Kami memperkirakan puncak arus balik akan dimulai pada Jumat, 4 April hingga Senin, 7 April 2025. Ini mengacu pada pola arus balik tahun-tahun sebelumnya serta libur yang berdekatan dengan akhir pekan,” ungkap Supriyadi saat ditemui di Kantor Dishub Pulpis, Jumat 4 April 2025.

Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan, Dishub bersama Satlantas Polres telah menyiapkan posko terpadu di sejumlah titik strategis seperti simpang Anjir, Jembatan Kahayan, dan kawasan Pasar Patanak, kemudian, Pos Pengamanan Terpadu Candi Laras, Pos Pelayanan Pelabuhan Fery Penyebrangan Mintin, dan Pos Pelayanan Pelabuhan Fery Penyebrangan Maliku. Supriyadi juga menegaskan bahwa petugas akan disiagakan selama 24 jam di lokasi-lokasi rawan kemacetan.

Selain itu, Dishub juga telah bekerja sama dengan perusahaan otobus (PO) untuk menambah armada dan jadwal keberangkatan. Pemeriksaan terhadap kelayakan kendaraan serta sopir juga dilakukan guna memastikan keselamatan para pemudik selama perjalanan.

“Fokus kami bukan hanya kelancaran arus lalu lintas, tetapi juga keselamatan para pemudik. Kami imbau masyarakat untuk tidak memaksakan diri berkendara jika lelah dan memanfaatkan rest area yang sudah disediakan,” tambah Supriyadi.

Dengan estimasi ratusan kendaraan akan melintasi jalur utama menuju dan Banjarmasin, pihak Dishub berharap masyarakat dapat merencanakan perjalanan balik dengan baik. Informasi terkait kondisi lalu lintas juga akan disampaikan secara berkala melalui media sosial Dishub dan radio lokal. (ds)

baca juga ...  Bupati Pulang Pisau Lantik Pengurus PAW Kwarcab Pramuka
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!