Janji Kampanye Kepala Daerah Terpilih Akankah Ditepati?

Maman Wiharja

Oleh: Maman Wiharja ( Wartawan Senior di Kalteng ).

“Kalau saya nanti terpilih…warga bebas datang ke rumah atau ke kantor,”. Itulah sebagian janji kepala daerah, saat kampanye sambil membagikan nomor HandPhone-nya.

Namun, setelah mereka terpilih dan dilantik sebagai kepala daerah, ternyata ada sejumlah oknum kepala daerah, yang mengabaikan janjinya dan sulit ditemui karena birokrasi yang panjang dengan menyiapkan sejumlah ajudan atau para pengawal, yang kadang terlihat arogan. Bahkan saat ditanya, mereka sering membohong dan mengatakan “bapak sudah ke luar kota”. Padahal masih ada di dalam rumah dinas nya.

Jika ada seorang oknum kepala daerah yang ketat dengan para pengawalnya sehingga menambah panjangnya jalur birokrasi. Pengamatan penulis, kepala daerah tersebut cenderung terlihat bagai “boneka”, bagi para pengawal dan orang-dekatnya. Sementara rakyat yang memilihnya sulit untuk bertemu. Bahkan Nomor HP yang sudah dibagikan susah dihubungi, padahal waktu kampanye banyak mengobral janji “…silahkan melalui HP kalau ada apa-apa, warga mengadu kepada saya”.

Pengamatan penulis, jika ada oknum kepala daerah yang selalu disanjung, bahkan saat melakukan kunjungan ke daerah, maka dapat dipastikan kedepannya pembangunan daerah tersebut tidak bakalan maju. Sebab, kepala daerah hanya mendapat sanjungan, dan tidak ada yang berani  memberikan saran atau masukan untuk terkait masalah di daerah tersebut. Pengawal dan stafnya hanya menjawab “Iya Pak, Siap Pak..” saat ditanya berbagai masalah, seakan terlihat tidak tegas untuk mencerna masalah yang sedang dihadapi masyarakatnya.

Kalau memang ada oknum kepala daerah yang belum semusim jagung sering disanjung keberhasilannya, maka visi dan misinya yang telah diprogramkan, cenderung bakal tidak sukses. Namun bagi kepala daerah berlaku tegas dengan kebenaran dan aturan/undang-undang, sebut saja Kang Dedy Mulyadi (KDM) Gubernur Jawa Barat, yang nampak sederhana, merakyat, cerdas, tanpa para pengawal, kini telah diakui oleh banyak pengamat, bahwa kinerjanya patut ditiru oleh seluruh pemimpin daerah, dari tingkat Lurah, Kades, Camat, Bupati, Walikota dan Gubernur. SEMOGA

baca juga ...  Juni Gultom: Bappedalitbang Kobar Kerjasama dengan Perusahaan Tingkatan SDM melalui Program CSR
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!