PALANGKA RAYA – Suasana penuh semangat dan persaudaraan menyelimuti lapangan saat Turnamen Sepak Bola Partungkoan Toba Cup III resmi ditutup.
Penutupan turnamen ini dipimpin langsung oleh Tomu Sibarani, Pembina Partungkoan Toba, yang juga menjabat sebagai pengurus KONI Kalimantan Tengah.
Turnamen yang telah berlangsung selama beberapa pekan ini menjadi ajang pembuktian bakat dan sportivitas generasi muda.
Dalam sambutannya, Tomu menegaskan bahwa kompetisi ini bukan sekadar tentang siapa yang menang, namun lebih dari itu, menjadi wahana untuk membentuk karakter dan semangat kebangsaan.
“Sepak bola tidak hanya soal menang dan kalah. Ini adalah ruang untuk membentuk semangat nasionalisme, rasa persatuan, serta disiplin yang akan membentuk generasi tangguh ke depan,” ucapnya, Senin 14 April 2025.
Dalam kesempatan ini, Sinaga FC keluar sebagai juara utama dan berhak membawa pulang Piala Bergilir Partungkoan Cup III, setelah menampilkan permainan yang solid dan konsisten sepanjang turnamen.
“Sementara IkamTa FC harus puas di posisi runner-up, dan Hita Sada FC menempati peringkat ketiga,” tambahnya.
Sebagai Sekretaris Pemuda Batak Bersatu Kalimantan Tengah sekaligus pengurus MPW Pemuda Pancasila, Tomu juga mengapresiasi kerja keras seluruh tim, panitia, dan pendukung yang telah berkontribusi dalam suksesnya gelaran tahunan ini.
“Kami bangga atas semangat juang yang ditunjukkan seluruh tim. Kepada para pemenang, teruslah rendah hati dan jadilah panutan. Untuk yang belum berhasil, ini bukan akhir. Terus berlatih, karena masa depan masih terbuka luas,” lanjutnya.
Turnamen ini tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga momentum mempererat tali persaudaraan dan memperkuat identitas kebudayaan dalam semangat kebhinekaan.
“Diharapkan, gelaran Partungkoan Cup selanjutnya akan semakin meriah dan menjangkau lebih banyak talenta muda dari berbagai daerah,” ungkapnya. (yud)












