Puruk Cahu — Banjir yang terus meluas akibat hujan deras dan meningkatnya debit air Sungai Barito membuat Ketua DPRD Murung Raya (Mura), Rumiadi, angkat bicara. Ia mengingatkan warga, terutama yang tinggal di sepanjang bantaran Daerah Aliran Sungai (DAS) Barito, untuk meningkatkan kewaspadaan, terlebih jika ada anak kecil di rumah.
“Saya imbau warga, terutama yang tinggal di pinggiran sungai, agar selalu waspada. Anak-anak balita harus diawasi ketat agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti tenggelam,” tegas Rumiadi, Jumat (18/04).
Rumiadi juga meminta kepala desa dan lurah agar aktif memantau kondisi warga serta melapor ke pemerintah apabila ada kebutuhan mendesak. Pasalnya, arus Sungai Barito yang semakin deras membuat situasi makin berisiko, terutama bagi wilayah-wilayah yang sudah tergenang.
“Ini situasi darurat. Camat dan kepala desa harus siaga. Debit air bisa terus naik, dan masyarakat tentu sangat membutuhkan pertolongan,” tambahnya.
Kepala Pelaksana BPBD Murung Raya, Fitrianul Fahriman, turut menekankan bahwa perhatian lebih diberikan kepada warga rentan, seperti penyandang disabilitas, orang sakit, bayi, dan anak-anak. Terutama dalam hal pemenuhan gizi dan kebutuhan dasar mereka di tengah bencana ini.
“Kalau ada bayi atau anak yang butuh susu atau makanan tambahan, segera lapor ke kepala desa. Dari sana akan diteruskan ke camat, dan kami siap salurkan bantuan,” jelas Fitrianul.
BPBD Mura juga telah melakukan langkah cepat. Bersama unsur kecamatan, TNI, dan kepolisian, mereka turun langsung ke lokasi banjir untuk meninjau kondisi warga terdampak di berbagai wilayah.












