SUKAMARA – Program agrowisata di Lapas Sukamara mencatat keberhasilan dengan panen cabai sebanyak 50 kilogram yang dilakukan oleh warga binaan dan petugas Lapas Sukamara.
Kegiatan tersebut melibatkan para warga binaan ini menjadi bukti kesuksesan program pembinaan keterampilan pertanian yang telah dijalankan selama enam bulan terakhir.
Kepala Lapas Kelas III Sukamara, Joko Prayitno mengatakan bahwa sebagian hasil panen akan dijual ke pasar Saik Sukamara dan sebagian lagi akan digunakan untuk konsumsi internal lapas.
Selain itu, dana hasil penjualan cabai yang telah dipanen ini akan diputar kembali untuk pengembangan program agrowisata.
“Program agrowisata ini tidak hanya memberikan keterampilan baru bagi warga binaan, tetapi juga membuktikan bahwa mereka mampu menghasilkan produk berkualitas yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya, Selasa 22 April 2025.
Dijelaskannya, bahwa peogram agrowisata Lapas Sukamara tidak hanya menanam cabai, tetapi juga berbagai jenis sayuran dan buah-buahan, sebagai bagian upaya pembinaan terhadap warga binaan pemasyarakatan.
“Kedepannya, kami berencana untuk membuka agrowisata ini bagi kunjungan umum sebagai sarana edukasi bagi masyarakat,” tukas Joko Prayitno. (enn)












