SUKAMARA – Bupati Sukamara, Masduki juga melakukan inspeksi mendadak atau sidak ke proyek pembangunan gedung Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) yang juga mengalami molor hingga Mei 2025.
Pada sidak kedua ini, Masduki ingin memastikan bahwa janji dari rekanan yang akan menyelesaikan pekerjaannya dan serah terima pada akhir April 2025 ternyata belum bisa dipenuhi.
“Kami sudah cek Labkesda, dan belum juga 100 persen dan belum bisa serah terima padahal rekanan menjanjikan pada 30 April dan ini pemborongnya sama dengan yang mengerjakan pembangunan gedung Puskesmas Jelai,” kata Masduki, Sabtu 3 Mei 2025.
“Saya akan pertimbangkan untuk langkah selanjutnya,” lanjut Masduki.
Pembangunan Labkesmas Sukamara dimulai pada Juli 2024 dan selesai pada 27 Desember 2024 dengan anggaran mencapai Rp 11 miliar lebih, namun hingga Mei 2025 bangun tersebut belum rampung 100 persen.
“Anggaran pembangunan gedung ini cukup besar, kalau tidak dimanfaatkan sangat disayangkan, karena saat ini masyarakat sedang menunggu Labkesda ini segera selesai dan difungsionalkan untuk pelayanan,” terang Masduki.
Saat disinggung terkait dengan kendala yang dihadapi sehingga pengerjaan pembangunan Labkesda Sukamara molor, Masduki menegaskan bahwa dirinya masih belum mengetahui apa yang menjadi penyebab dan kendala tersebut.
Masduki berharap kedepan tidak adalagi proyek yang mundur atau molor pengerjaannya, hal itu selain merupakan Pemerintah Daerah juga merugikan masyarakat yang telah membayar pajak untuk mendukung pembangunan daerah.
“Kedepan biar masyarakat tahu, kalau ada proyek yang bisa dimanfaatkan, pengerjaan tepat waktu, jelas penggunaannya yang jelas transparan ya,” tukas Masduki. (enn)












