SAMPIT – Stok darah di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus menipis akibat tingginya kebutuhan setiap bulan. Menanggapi hal ini, Palang Merah Indonesia (PMI) Kotim mengajak lebih banyak pihak untuk menggelar donor darah massal secara rutin.
Ketua Bidang Organisasi PMI Kotim, Sanggul Lumban Gaol, menekankan pentingnya memperluas jaringan relawan dan koordinator donor darah sukarela.
“Kita harus memperluas jaringan seperti melibatkan GAPKI dinas-dinas pemerintah dan instansi lainnya. Dengan dukungan manajemen, kegiatan donor darah bisa dijadikan sebagai bentuk kepedulian sosial, misalnya pada momen ulang tahun perusahaan, hari besar atau kegiatan kemanusiaan,” ujarnya, Minggu 4 Mei 2025.
Menurut Sanggul, sistem pengelolaan donor darah juga harus dikelola dengan baik dan selektif.
Tidak semua orang yang berniat donor dapat memenuhi syarat, karena berbagai faktor seperti tekanan darah atau kondisi kesehatan lainnya, sehingga tidak dapat mendonorkan darahnya.
“PMI harus terus membina kader-kader pendonor baru karena banyak pendonor lama yang semakin bertambah usia maka ketika masuk batasan usia mereka tidak diperbolehkan donor darah,” jelasnya.
PMI juga berkomitmen menjaga kualitas layanan dan hasil, hal ini penting karena akan menjadi bahan evaluasi dan penilaian akreditasi yang sudah dicapai UDD.
Ia memberikan apresiasi tinggi kepada perusahaan-perusahaan yang telah menunjukkan kepedulian sosial dengan aktif menggerakkan karyawan untuk rutin mendonorkan darah.
“Kami juga mendorong adanya sosialisasi manfaat donor darah kepada masyarakat, sehingga semakin banyak yang tertarik dengan kegiatan donor darah,” tegasnya.
Acara diner bersama koordinator donor darah sukarela diharapkan menjadi momentum untuk bertukar pikiran, menyusun program kerja, dan mencari solusi atas tantangan yang dihadapi PMI di lapangan.
“Semoga acara ini menjadi awal yang baik, tempat bertukar pikiran dan gagasan untuk merekrut pendonor baru dan menyusun program kerja ke depan. Terima kasih atas kehadiran semua pihak, semoga bisa segera ditindaklanjuti,” pungkasnya.
(Nardi)












