SAMPIT – Setelah bertahun-tahun menjadi bangunan mati tanpa kejelasan, Pasar Mangkikit di Jalan Pangeran Antasari akhirnya kembali mendapat perhatian. Senin, 5 Mei 2025, Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor turun langsung meninjau kondisi pasar yang sempat mangkrak akibat sengketa hukum dengan pihak ketiga.
Didampingi sejumlah kepala dinas, Halikinnor menelusuri setiap sudut bangunan pasar yang kini tampak memprihatinkan. Meski sempat dibangun hingga 70 persen, kondisi bangunan kini dipenuhi semak, lumut, dan pagar seng yang menutup akses masuk.
Namun, di balik wajah suram pasar yang terbengkalai, Halikinnor menyampaikan harapan baru. Ia memastikan bahwa bangunan tersebut masih memungkinkan untuk difungsikan sementara waktu, sembari mencari solusi terbaik agar proyek ini tidak menjadi monumen kegagalan.
“Saya baru saja menunjuk Plt Dinas Perdagangan yang baru semoga bisa mencari solusi untuk pasar ini,” ujar Halikinnor.
Ia mengatakan, alasan utama untuk segera memfungsikan Pasar Mangkikit adalah karena kondisi Pasar Sementara di samping Kodim 1015/Sampit yang selama ini ditempati pedagang sudah sangat buruk.
“Kami juga mengecek sendiri tadi di samping Kodim itu kondisinya sangat memprihatinkan. Kalau hujan becek, atapnya juga semrawut,” ungkapnya.
Dirinya menginstruksikan OPD terkait untuk merapatkan membahas bangunan pasar mangkikit apakah bisa digunakan maka akan dibersihkan dan pedagang dialihkan kesana.
Namun ia menekankan bahwa proses penertiban pedagang harus dilakukan dengan pendekatan persuasif.
“Kalau kita paksa tertibkan, susah, karena mereka bekerja dan itu pedagang kita. Jadi kita toleransi dahulu,” ujarnya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Koperasi UKM Perindustrian Perdagangan Kotim, Johny Tangkere, menyampaikan bahwa pihaknya sedang memproses langkah-langkah koordinasi lanjutan dengan Kejaksaan dan instansi teknis terkait agar pemanfaatan bangunan Pasar Mangkikit tidak bermasalah secara hukum.
“Kami akan menemui mantan kepala dinas terdahulu untuk menelusuri dokumen lama. Juga akan bertemu PT Heral agar ada kejelasan. Kami ingin pasar ini segera bisa dimanfaatkan masyarakat,” kata Johny.
Jika terealisasi, pemanfaatan Pasar Mangkikit diharapkan mampu mengurai kemacetan dan kekumuhan di kawasan MT Haryono, serta memberikan tempat yang lebih layak bagi para pedagang.
(Nardi)












