KASONGAN – Wakil Bupati Katingan, Firdaus, melakukan inspeksi lapangan ke dua perusahaan besar di wilayahnya: PT Plataran Nusantara Mineral (PNM) yang bergerak di sektor pertambangan non-logam dan PT Panca Mitra Katingan (PMK) yang memproduksi minyak sawit.
Dalam kunjungan tersebut, Firdaus tak hanya menyoroti pengelolaan lingkungan yang diterapkan kedua perusahaan, tetapi juga menekankan pentingnya kontribusi nyata mereka terhadap pembangunan daerah.
“Kedua perusahaan ini memiliki peran strategis di Kabupaten Katingan, baik dalam kontribusinya terhadap ekonomi daerah maupun dampaknya terhadap lingkungan,” ungkapnya, Selasa, 6 Mei 2025.
Selain itu, ia mengungkapkan bahwa PAD Kabupaten Katingan tahun ini mengalami penurunan. Ia sangat menyadari kondisi ekonomi yang mempengaruhi banyak sektor, termasuk kontribusi yang diterima dari perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Katingan.
“Tahun ini, kami mengalami penurunan PAD yang signifikan, terutama dari sektor perusahaan yang masih dalam proses pemulihan atau pengelolaan,” kata Firdaus.
Sementara itu, ia menyebut bahwa bagi hasil perusahaan masih kurang 20 persen dari total yang seharusnya diterima.
“Hal ini tentu sangat mempengaruhi kapasitas pemerintah daerah dalam melaksanakan program pembangunan. Kami berharap akan ada upaya untuk memperbaiki hal ini, agar PAD dapat lebih optimal,” tuturnya.
Ia juga menyoroti bahwa kenyamanan yang dirasakan oleh beberapa perusahaan yang beroperasi di Katingan.
“Kami ingin menciptakan iklim yang nyaman bagi dunia usaha, di mana mereka dapat beroperasi dengan baik dan bertanggung jawab terhadap lingkungan. Namun, kenyamanan tersebut harus sejalan dengan pemenuhan kewajiban, baik dalam pengelolaan limbah maupun penerapan standar lingkungan yang lebih ketat,” imbuhnya.
Untuk itu, ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara anggaran pemerintah daerah dan dunia usaha untuk menciptakan sinergi dalam pembangunan daerah.
“Anggaran pemerintah daerah yang terbatas harus dapat berkolaborasi dengan perusahaan yang ada, sehingga kita dapat saling mendukung di berbagai sektor. Kolaborasi ini penting untuk mencapai tujuan bersama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Ia berharap bahwa pentingnya sinergi antara pemerintah dan perusahaan, kontribusi dari sektor industri dapat berperan dalam mengurangi angka kemiskinan di Katingan.
“Kami berharap dengan kontribusi perusahaan, baik dalam bentuk lapangan kerja maupun program sosial, angka kemiskinan di Katingan dapat terus ditekan. Ini adalah tujuan bersama kita,” pungkasnya.
(Bitro)












