PALANGKA RAYA – Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Provinsi Kalimantan Tengah menegaskan komitmennya untuk menyukseskan Program 100 Hari Kerja serta Visi Misi Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng 2025–2030.
Kepala Dislutkan Kalteng, Sri Widanarni mengatakan, bahwa sejak awal pelantikannya, dirinya langsung memfokuskan langkah strategis untuk mendorong realisasi program prioritas bidang kelautan dan perikanan.
“Program prioritas kami diarahkan sepenuhnya untuk mendukung keberhasilan visi besar Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur,” ucapnya, Senin 12 Mei 2025.
Program tersebut dibingkai dalam dua klaster utama, yaitu Betang Maju dan Betang Makmur. Untuk Betang Maju, fokus diarahkan pada pembangunan Delta Kalteng Ekonomi Eksklusif, termasuk optimalisasi pelabuhan, pengembangan Shrimp Estate Udang Vaname Sukamara, hingga akselerasi produk ekspor seperti udang vaname dan patin.
“Sementara itu, program Betang Makmur meliputi asuransi bagi petani dan nelayan, serta bantuan perahu dan alat tangkap. Selain itu, terdapat empat langkah strategis seperti fasilitasi sarana perikanan, dukungan pengendalian inflasi, pemberdayaan masyarakat pesisir, serta penguatan kelompok pengawas lokal,” tambahnya.
Selain itu harapannya kepada seluruh ASN di lingkup Dislutkan untuk meningkatkan disiplin, etos kerja, sinergi, kolaborasi, dan terus berinovasi.
“Kami tegaskan pentingnya penerapan core value ASN ‘BerAKHLAK' serta budaya kerja khas Dislutkan, yaitu SUKA IKAN, demi terwujudnya program strategis secara maksimal,” ungkapnya.(yud)












