KUALA KURUN – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas, melaksanakan rapat koordinasi Percepatan Penurunan Stunting (PPS) serta pelatihan operasional web-emonev bina banda dan anilis situasi, Kegiatan tersebut dilaksanakan di aula GPU Damang Batu Kuala Kurun pada, Rabu 14 Mei 2025.
Wakil Bupati Gunung Mas, Efrensia L.P Umbing mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh pihak dalam pelaksanaan berbagai program dan kegiatan percepatan penurunan stunting di Kabupaten Gunung Mas serta dalam mendampingi pengukuran SSGI tahun 2024.
“Menjadi harapan dan doa kita bersama, semoga Kabupaten Gunung Mas melalui hasil pengukuran tersebut memperoleh peningkatan yang signifikan atas penurunan stunting pada tahun 2024,” ungkapnya.
Dikatakannya, kolaborasi dan sinergitas lintas sektor dengan berbagai program yang dapat menyentuh secara langsung pada kelompok sasaran, dengan mengadakan rapat koordinasi yang di dalamnya ada rembuk stunting, untuk membahas dan mendiskusikan secara bersama delapan aksi konvergensi stunting .
“Melalui diskusi ini, diharapkan kita mendapatkan komitmen dan langkah-langkah konvergensi dalam penanganan stunting. Pemetaan kegiatan dan penganggaran juga menjadi hal yang mutlak yang mesti dipersiapkan bersama, dalam rangka mendorong percepatan penurunan stunting,” bebernya.
Pada kesempatan ini juga ia meminta kepada semua pihak agar mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, dalam rangka memantapkan sinergi dan kolaborasi lintas sektor, upaya mengakselerasi percepatan penurunan stunting di Kabupaten Gunung Mas.
“Ini merupakan salah satu untuk mendukung visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Gunung Mas 2025 – 2030, terutama dalam membangun sumber daya manusia yang cerdas, sehat dan berdaya saing untuk menyambut Indonesia Emas 2045,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Gunung Mas, Rina Sari menyebutkan, tujuan dari kegiatan ini untuk memastikan pelaksanaan aksi konvergensi pencegahan dan percepatan penurunan stunting dilakukan bersama-sama antara perangkat daerah.
“Penyarasan target kinerja dan target pencapaian layanan intervensi PPPS dengan memastikan masuk dalam dokumen RPJMD, RKPD, RENSTRA PD, RENJA PD serta APBD Kabupaten Gunung Mas,” sebutnya.
Selain itu kata dia, kegiatan ini juga, mendeklarasikan komitmen pemerintah daerah dan menyepakati rencana kegiatan intervensi PPPS terintegrasi serta peningkatan kapasitas opeerator web bina Bagda dan terlaksananya anilisis situasi tahu 2025. (ale)












