PALANGKA RAYA – Kondisi sumber daya manusia (SDM) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Hanau, Kabupaten Seruyan, menjadi sorotan serius dari DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng). Anggota DPRD Kalteng, Asdy Narang, menyatakan keprihatinannya karena rumah sakit tersebut masih kekurangan tenaga medis, sementara sebagian besar pegawainya berstatus tenaga kontrak.
“Ketenagaan RSUD Hanau masih didominasi oleh tenaga kontrak sebanyak 264 orang dari jumlah total 375 orang atau 70,4%. Sementara tenaga dokter masih sangat minim plus terbatasnya tenaga paramedis. Kondisi ini cukup memprihatinkan,” ujar Asdy.
Melihat situasi tersebut, DPRD merekomendasikan kepada Pemerintah Provinsi Kalteng agar segera melakukan langkah-langkah strategis untuk memenuhi standar pelayanan minimal di fasilitas kesehatan tersebut.
Tak hanya RSUD Hanau, Asdy juga menyoroti pelayanan di RSUD dr. Doris Sylvanus. Ia menyebut masih ada indikator pelayanan yang belum mencapai target meskipun secara umum dinilai cukup baik.
“Kami juga merekomendasikan agar penerapan monitoring dan evaluasi terhadap kualitas pelayanan dan kepuasan pasien di RSUD dr. Doris Sylvanus. Mengingat ada beberapa realisasi indikator yang belum mencapai target yang ditetapkan, meskipun sudah masuk kategori baik,” tandasnya.
(Syauqi)












