SUKAMARA – Wakil Bupati Sukamara, Nur Effendi mengatakan bahwa pihaknya akan terus berupaya untuk menambah sarana dan prasarana (sapras) untuk penanggulangan kebakaran hutan dan lahan.
Hal itu diungkapkan Nur Effendi usai mengikuti apel kesiapan personel dan sapras serta penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di halaman Mapolres Sukamara, Jumat 16 Mei 2025.
Nur Effendi mengatakan jika salah satu kendala saat penanggulangan karhutla di Sukamara adalah masih belum maksimalnya sapras yang dimiliki pemerintah daerah.
“Dengan segala kekurangan yang ada dan memang untuk sapras kita belum maksimal, tapi dengan sarana prasarana yang ada tidak menjadi penghambat dan penghalang untuk pencegahan dan penanggulangan karhutla,” jelas Nur Effendi.
Menurutnya, pihaknya terus berupaya untuk menambah sapras penanggulangan karhutla dengan terus mengejar bantuan dari pemerintah provinsi dan pemerintah pusat.
“Kita juga terus mengusulkan ke pemerintah pusat, karena karhutla ini penanganannya tidak hanya kewajiban atau beban pemerintah daerah, tapi juga juga masuk dalam program pemerintah pusat,” jelas Nur Effendi.
“Kita berharap Kabupaten Sukamara bisa mendapatkan bantuan-bantuan, sehingga antisipasi karhutla yang kita lakukan pemerintah daerah bisa maksimal,” lanjutnya.
Sebelumnya, Kapolres Sukamara AKBP Abdian Berkat Ndraha menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan personel untuk penanggulangan karhutla di wilayah hukum Polres Sukamara sebanyak 208 personel.
“Untuk personel dari berbagai satuan telah siap seperti dari Polres Sukamara, TNI dari BPBD serta dari Damkar juga siap untuk penanggulangan karhutla,” tukas AKBP Abdian Berkat Ndraha. (enn)












