PKL Tak Setuju Direlokasi ke Pasar Mini Datah Manuah, Pedagang Khawatirkan Omzet Menurun

SYAUQI/BERITA SAMPIT - Robin, salah satu PKL yang biasa berjualan tahu bakso, cireng, dan cimol saat diwawancarai dibPasar Mini Datah Manuah.

– Keputusan Pemerintah Kota merelokasi pedagang kaki lima (PKL) dari kawasan Taman Yos Sudarso tepatnya di depan TVRI ke Pasar Mini Datah Manuah menuai penolakan dari pedagang.

Mereka khawatir perpindahan tempat usaha tersebut akan berdampak pada penurunan pendapatan karena lokasi baru dinilai kurang strategis.

Robin, salah satu PKL yang biasa berjualan tahu bakso, cireng, dan cimol, menyatakan keberatannya terhadap relokasi tersebut. Ia menilai aktivitas pengunjung di Pasar Mini tidak seramai di Taman Yos Sudarso.

“Kalau menurut saya pribadi, kurang setuju karena disini (Pasar Mini Datah Manuah) orang hanya mau jajan aja. Tapi kalau di sana (Taman Yos Sudarso) orang main, jajan san nongkrong. Jadi kurang setuju lah (dioindah),” ujarnya, Kamis 15 Mei 2025.

Menurutnya, relokasi ke Pasar Mini bukan hal baru. Ia mengaku sudah beberapa kali dipindah ke pasar tersebut, namun kembali ke lokasi awal karena minim pembeli.

“Di sini Pasar Mini Datah Manuah bukan sekali dua kali, akhirnya pindah kesana lagi (Taman Yos Sudarso) saking kurang rame. Bagusan ditempat awal,” ungkapnya.

Meski merasa keberatan dipindah, Robin mengatakan tidak bisa berbuat banyak. Ia memilih mengikuti kebijakan pemerintah demi tetap bisa berjualan.

“Mau gimanaa lagi, kalau rakyat kecil ngikutin aja apa kata pemerintah dari pada kita gak bisa apa-apa. Intinya merintis lagi-merintis lagi gitu,” katanya.

Robin juga mengeluhkan dampak relokasi terhadap pendapatannya. Biasanya, ia bisa mengantongi omzet kotor hingga Rp1 juta per hari. Namun sejak wacana pemindahan muncul, pendapatan mulai menurun.

“Kalau semua Rp 1 juta, itu kotor. Kalau sepi Rp500 ribu. Semenjak ada berita ada mau dipindah ke sini menurun, apalagi di sini tempat baru lagi,” katanya.

baca juga ...  Johni Sonder Tekankan Adaptasi dan Disiplin bagi PPPK Baru Biro Adpim Kalteng

Robin juga menceritakan pengalamannya dipindahkan pemerintah berjualan di Pasar Mini tahun lalu, dimana ia hanya meraih omzet hanya Rp 28 Ribu per hari

“Pengalaman jualan di pasar mini tahun sebelumnya  pendapatan perhari Rp28 ribu,
Jauh menurunnya,” ungkapnya.

Ia berharap, lokasi baru nantinya bisa menarik lebih banyak pembeli agar pendapatannya tetap stabil. “Mudahan ditempat baru ini pendapatan bisa stabil juga sama dengan tempat semula,” pungkasnya.

Diketahui Pemerintah Kota melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) resmi memindahkan pedagang kaki lima (PKL) yang biasa berjualan di sekitar Taman Yos Sudarso, tepatnya di depan kantor TVRI, ke Pasar Mini Datah Manuah, Kamis 15 Mei 2025.

Kepala Satpol PP Kota , Berlianto, mengatakan bahwa pemindahan ini dilakukan untuk mengembalikan fungsi taman sesuai dengan Peraturan Daerah Nomor 14 Tahun 2019.

“Jadi kita mencoba mengembalikan fungsi taman sesuai dengan Perda Nomor 14 Tahun 2019. Jadi semua pedagang solusinya kita pindahkan ke Pasar Mini Datah Manuah, termasuk pedagang yang ada di Bundaran Besar ,” ujar Berlianto.

(Syauqi)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!