PURUK CAHU – Di tengah derasnya arus modernisasi, DPRD Kabupaten Murung Raya (Mura) menyerukan peran aktif generasi muda dalam menjaga dan melestarikan kesenian serta budaya daerah. Seruan ini disampaikan langsung oleh Ketua Komisi II DPRD Mura, Bebie S Sos SH MM M AP, yang menilai budaya lokal sebagai identitas tak ternilai dan warisan luhur yang harus dijaga bersama.
“Budaya adalah jati diri kita. Jika anak muda tidak peduli, siapa lagi yang akan merawatnya? Kami terus menggaungkan pentingnya pelestarian budaya melalui pendidikan, sanggar seni, hingga komunitas budaya,” ujar Bebie, Selasa (20/05).
Menurut politisi PDIP ini, generasi muda memiliki potensi besar sebagai motor penggerak pelestarian budaya. Ia berharap nilai-nilai luhur ini bisa ditanamkan sejak dini melalui jalur pendidikan formal maupun non-formal.
Menariknya, semangat anak muda dalam melestarikan budaya sudah mulai terlihat, salah satunya melalui partisipasi aktif mereka dalam Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) tahun ini. “Keterlibatan mereka luar biasa. Ini bukti bahwa kesenian dan budaya lokal masih punya tempat di hati generasi muda kita,” tambah Bebie dengan penuh optimisme.
Ia juga menegaskan, DPRD bersama pemerintah daerah siap menjadi mitra strategis dalam mendukung berbagai inisiatif budaya agar terus hidup dan berkembang di tengah masyarakat. “Kita ingin Murung Raya tak hanya dikenal karena sumber daya alamnya, tapi juga kekayaan budayanya yang terus dijaga dan dibanggakan,” tutupnya.












