PANGKALAN BUN – Pada tahun anggaran 2025 ini , Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) akan melakukan perawatan lampu Penerangan Jalan Umumn (PJU) untuk mewujudkan pelayanan terbaik kepada masyarakat, pada tahun anggaran 2025 ini.
Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Kobar Suyanto, menanggapi saran dan masukan dari fraksi-fraksi DPRD dalam pemandangan umum. Salah satu perhatian utama yang disoroti yakni persoalan Penerangan Jalan Umum (PJU) yang banyak tidak berfungsi, khususnya di wilayah Pangkalan Bun Kota dan Kecamatan Kotawaringin Lama.
Wakil Bupati Kobar Suyanto menyampaikan tanggapan tersebut, dalam rapat paripurna ke 4 masa sidang III tahun sidang 2024 /2025 yang digelar pada Senin 19 Mei 2025. Menurutnya, pemerintah daerah berkomitmen dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat diantaranya fasilitas lampu Penerangan Jalan umum .
“Terkait PJU di area Pangkalan Bun Kota, memang banyak yang tidak hidup saat malam hari. Namun masyarakat tetap membayar iuran PJU dengan nominal yang cukup tinggi. Ini menjadi perhatian kami,” kata Suyanto.
Ia secara khusus menyoroti kondisi PJU di kawasan pusat kota, tepatnya di Bundaran Pancasila. Menurutnya, lampu jalan di kawasan tersebut hanya menyala pada hari-hari tertentu dan akan dimatikan setelah pukul 00.00 WIB.
“Kami menyadari, jika PJU tidak berfungsi dengan baik maka akan berpotensi meningkatkan angka kriminalitas. Padahal anggaran untuk PJU sebenarnya bisa dialokasikan dari pendapatan kelistrikan daerah,” ujarnya.
Sebagai bentuk tindak lanjut, Suyanto menegaskan bahwa pada tahun ini Pemkab Kobar siap melaksanakan pemeliharaan PJU di pusat kota, termasuk di sekitar Bundaran Pancasila.
“Pada tahun ini kami siap melakukan pemeliharaan PJU di Bundaran Pancasila, agar PJU dapat berfungsi dengan baik sesuai dengan anggaran yang tersedia,” tegasnya.
Selain wilayah perkotaan, Pemkab Kobar juga menaruh perhatian terhadap keluhan masyarakat di Kecamatan Kotawaringin Lama. Warga mengeluhkan banyaknya PJU yang mati di jalan besar yang sering dilalui kendaraan.
“Jika PJU mati di jalur tersebut, tentu sangat rawan terhadap kriminalitas maupun kecelakaan lalu lintas. Kami memahami kekhawatiran masyarakat. Pemkab berkomitmen bahwa PJU yang mati di wilayah Kotawaringin Lama akan diperbaiki tahun ini. Ini menjadi bagian dari prioritas kami untuk mendukung keselamatan dan kenyamanan masyarakat,” pungkasnya. (man)












