PT Rapha Falita Mora Tegaskan Komitmen Selesaikan Pembangunan Gedung Baru Puskesmas Jelai

IST/BERITASAMPIT - Bangunan gedung baru UPT Puskesmas Jelai yang sudah 99 persen dan tahap finishing (atas). Material bangunan diangkut menggunakan perahu (bawah).

– Setelah mendapat perhatian serius dari Bupati , Masduki terkait dengan keterlambatan pengerjaan pembangunan

Laboratorium Masyarakat (Labkesmas) di Kota dan juga Bangunan Gedung Baru UPT. Puskesmas Jelai, di Kecamatan Jelai Kabupaten , PT. Rapha Falita Mora selaku kontraktor yang melaksanakan pekerjaan pembangunan menyatakan komitmennya untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut dengan baik.

Hal itu diungkapkan, Pelaksana Lapangan PT. Rapha Falita Mora, Adie Yusup Purnama mengatakan sejak awal hingga hari ini pihaknya berkomitmen akan menyelesaikan pekerjaan dengan baik.

Adie Yusup Purnama menjelaskan jika pembangunan Gedung Labkesmas selesai 100 persen dan sudah siap untuk diserahterimakan dalam waktu dekat.

Sedangkan untuk pembangunan gedung baru UPT. Puskesmas Jelai Adie Yusup Purnama menyatakan jika pekerjaan tersebut telah dikerjakan dengan maksimal dengan memperhatikan rancangan serta spesifikasi teknis dari pemberi kerja dan proses pembangunan gedung baru UPT. Puskesmas Jelai saat ini sedang tahap finishing.

“Karena dua unit proyek pembangunan gedung baru Labkesmas dan UPT. Puskesmas Jelai, sangatlah penting dan diperlukan masyarakat, karena itu kami bekerja sangat maksimal sekalipun kendala demi kendala, banyak kami hadapi,” terang Adie Yusup Purnama.

Adie Yusup Purnama juga menegaskan pihaknya tidak berhenti bekerja hal itu dibuktikan dengan adanya kemajuan pekerjaan sejak penandatanganan kontrak hingga hari ini.

“Setiap hari hampir seratus pekerja bekerjasama demi kelancaran terkhusus untuk pembangunan gedung baru UPT. Puskesmas Jelai,” ucapnya.

Pada kesempatan itu, Adie Yusup Purnama menceritakan secara detail kendala yang dihadapi pihaknya hingga pengerjaan pembangunan gedung baru UPT. Puskesmas Jelai bisa terlambat rampung dari kontrak. Beberapa kendala yang menghambat diantaranya akses masuk ke lokasi proyek.

“Akses masuk ini sangat sulit dilewati dan rawan amblas ketika mengangkut material bangunan baik besi, semen, pasir dan material lainnya,” kata Adie Yusup Purnama.

baca juga ...  Pemprov Kalteng Gelar Pasar Murah Meriahkan Hari Jadi ke-23 Kabupaten Sukamara

Sehingga pada waktu itu, pihak kontraktor dilakukan penimbunan sepanjang 1,8 kilometer untuk bisa masuk ke lokasi pembangunan gedung baru Puskesmas Jelai. Namun walaupun sudah di timbun, tetap saja ada kejadian amblas saat melakukan pengangkutan material.

“Sehingga kami harus memilih jalur sungai untuk melakukan pengangkutan material bangunan menggunakan sampan hingga selesai pekerjaan,” ucapnya.

“Kendala ini sangat berdampak pada waktu dan biaya, meski demikian pekerjaan tetap dilaksanakan dengan maksimal demi tanggung jawab yang sudah diberikan, selain kendala akses masuk ke lokasi, pihak Kontraktor juga terkendaladipusingin dengan kondisi awal lokasi bangunan yang saat itu adalah masih hutan dan daerah yang sangat berair atau rawa sehingga kami perlu melakukan penimbunan yang begitu luas, hal itu juga memakan waktu cukup lama,” ungkapnya.

Kendala selanjutnya pada saat itu belum ada jaringan insfratruktur PLN sepanjang akses, sehingga menyulitkan pekerjaan dan waktu-waktu lembur yang diperlukan.

“Walaupun medan pekerjaan sangat sulit, akses pengangkutan material yang terbatas sehingga harus melangsir menggunakan sampan, kami tetap bekerja keras demi membangun ,” tegasnya.

“Bagaimanapun kondisinya di lapangan, kami selaku pihak perusahaan akan menyelesaikan pekerjaan ini dengan memperhatikan kualitas dan sesuai perencanaan pekerjaan,” imbuh Adie Yusup Purnama.

“Kami datang untuk membangun tempat pelayanan , satu bangunan baru gedung Labkesmas dan kedua adalah bangunan gedung baru UPT. Puskesmas Jelai dan pekerjaan ini kami kerjakan sesuai dengan petunjuk dokumen kontrak yang telah disepakati bersama baik kami perusahaan, pejabat Dinkes dan juga konsultan pengawas serta konsultan perencana,” pungkas Adie Yusup Purnama. (enn)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!