Pemkab Tetapkan Sungai Bundung dalam Program EKI 2025

ENN/BERITASAMPIT - rapat koordinasi Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) dengan pembahasan penetapan usulan potensi Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) tahun 2025 di Aula Kantor Bupati , Selasa 27 Mei 2025.

– Wakil Bupati , Nur Effendi mengatakan bahwa dari hasil pemetaan wilayah dan , menetapkan Sungai Bundung Kecamatan Jelai dalam program Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) 2025.

Nur Effendi menerangkan jika Sungai Bundung yang terletak di pesisir mempunyai potensi perikanan, peternakan, pertanian dan pariwisata.

“Sebagai dengan jumlah penduduk yang relatif masih sedikit, diharapkan dengan adanya keterlibatan semua pihak, bisa menggali potensi yang belum tersentuh serta adanya peningkatan masyarakat akan akses keuangan inklusif,” terang Nur Effendi saat membuka rapat koordinasi Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) dengan pembahasan penetapan usulan potensi Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) tahun 2025 di Aula Kantor Bupati , Selasa 27 Mei 2025

“Kami mengibaratkan Sungai Bundung sebagai mutiara yang belum tersentuh,” imbuhnya.

Nur Effendi menjelaskan bahwa program penetapan usulan potensi Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) tahun 2025 menjadi program pertama dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang ditetapkan di Kabupaten sehingga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Saya berharap dengan adanya program Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan kemudahan untuk mendapatkan akses pembiayaan juga akses menabung sebagai bentuk investasi,” jelasnya.

Kabupaten yang terdiri dari lima kecamatan, 29 dan tiga kelurahan mempunyai potensi di bidang pertambangan, perikanan, pertanian, peternakan dan pariwisata. Upaya dalam menggali potensi daerah sejalan dengan upaya peningkatan inklusi dan literasi keuangan masyarakat.

“Pemerataan pembangunan dan SDM serta mendorong pertumbuhan ekonomi perlu ada langkah nyata dalam pendekatan masyarakat dengan produk dan layanan keuangan,” ujarnya.

“Saya juga mengajak semua pihak untuk aktif terlibat dalam upaya meningkatkan perkonomian di Kabupaten dalam berbagai sektor,” tukas Nur Effendi. (enn)

baca juga ...  Polres Sukamara Jelaskan Ancaman Hukuman Bagi Pembakar Lahan di FGD
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!